5 Bahan dalam Kandungan Sampo yang Dapat Picu Rambut Rontok

Beberapa orang mengaitkan hal ini dengan tingkat stres yang tinggi, sementara yang lain menyalahkan pola makan yang tidak sehat sebagai penyebab utama rambut rontok mereka. 

5 Bahan dalam Kandungan Sampo yang Dapat Picu Rambut Rontok
ilustrasi rambut rontok/freepik

INILAHKORAN, Bandung - rambut rontok adalah masalah umum yang dapat mempengaruhi siapa pun, tanpa memandang usia atau jenis kelamin. 

Beberapa orang mengaitkan hal ini dengan tingkat stres yang tinggi, sementara yang lain menyalahkan pola makan yang tidak sehat sebagai penyebab utama rambut rontok mereka. 

Ada banyak faktor yang bisa menyebabkan seseorang kehilangan rambut setiap hari. Namun, apakah Anda melihat lebih banyak helai rambut di saluran pembuangan kamar mandi setelah keramas? Ini mungkin disebabkan oleh bahan-bahan dalam sampo Anda yang berpotensi menyebabkan rambut rontok.

rambut rontok berlebihan setelah keramas berarti Anda perlu memeriksa kandungan sampo Anda. Berikut ini beberapa kandungan yang harus Anda hindari:

1. Sulfat
Sulfat adalah senyawa sintetis yang digunakan sebagai surfaktan atau bahan pembersih dalam sampo. Anda dapat mengenalinya dari nama sodium lauryl sulfate (SLS) dan sodium laureth sulfate (SLES) pada daftar bahan-bahannya. 

Zat-zat ini membersihkan rambut dan kulit kepala secara efektif, menghilangkan kotoran dan minyak yang terkumpul. Zat-zat ini membantu menghasilkan busa yang banyak, yang tidak secara signifikan meningkatkan proses pembersihan tetapi memberikan rasa psikologis yang efektif.

Namun, sulfat menunjukkan sifat keras yang kuat, menghilangkan minyak pelindung alami dari kulit kepala. Akibatnya, helaian rambut menjadi kering, lemah, dan rapuh, yang pada akhirnya menyebabkan rambut rontok dan patah.

2. Paraben
Paraben merupakan golongan bahan pengawet yang umumnya terkandung dalam produk perawatan rambut seperti sampo, untuk menghentikan perkembangbiakan bakteri dan jamur. Meskipun memiliki fungsi perlindungan, zat-zat ini dapat dengan mudah diserap oleh kulit, meresap dalam-dalam, dan memicu respons alergi, peradangan kulit, gatal-gatal, dan pengelupasan. Efek samping ini berpotensi menyebabkan rambut rontok

3. Silikon
Silikon digunakan dalam produk rambut dengan tujuan untuk membungkus helaian rambut dan menjaga kelembapannya. Silikon seharusnya dapat mengatasi masalah rambut kusut. Namun, keberadaan silikon dalam sampo juga dapat menyebabkan penumpukan residu di kulit kepala, yang berpotensi menyumbat folikel rambut dan menghambat pengiriman komponen yang menutrisi ke rambut. Hal ini dapat menyebabkan berkurangnya volume rambut dan akhirnya rambut rontok.

4. Dietanolamina dan trietanolamin
Dietanolamina (DEA) dan trianolamina (TEA) merupakan bahan kimia berbahaya dalam sampo yang harus Anda hindari. Zat-zat ini menyebabkan iritasi kulit kepala, merusak keratin yang ada di rambut, dan berdampak negatif pada kesehatan rambut Anda secara umum. 

Keratin, protein alami yang melindungi folikel rambut, akan rusak. Dalam situasi di mana rambut Anda kekurangan keratin dalam jumlah yang cukup, Anda akan mengalami kerontokan rambut dan berkurangnya ketebalan rambut.

5. Alkohol isopropil
Alkohol isopropil, meskipun tidak secara langsung dikaitkan dengan kerontokan rambut, dapat menyebabkan rambut kering, rapuh, dan kasar. Alkohol isopropil dapat membuat perawatan rambut menjadi tantangan tersendiri. Jadi, alkohol isopropil berpotensi menyebabkan rambut rontok karena rambut semakin patah.


Editor : Firda Rachmawati