7 Tips Detoks Tubuh Usai Konsumsi Daging Kurban agar Tetap Sehat
Untuk memulai gaya hidup yang lebih sehat setelah perayaan Idul Adha 2024, diperlukan detoksifikasi tubuh dan pikiran.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.COM, Bandung - Untuk memulai gaya hidup yang lebih sehat setelah perayaan Idul Adha 2024, diperlukan detoksifikasi tubuh dan pikiran.
Tak jarang, terlalu banyak mengonsumsi makanan kaya rasa dan perayaan mewah sering kali membuat kita merasa lesu dan kewalahan.
Dilansir dari Hindustan Times, Dr Subrata Das dari Ilmu Penyakit dalam dan diabetologi menyarankan hidup sehat setelah perayaan Idul Adha.
1. Mulailah hari Anda dengan minuman revitalisasi yang tidak hanya memberi energi tetapi juga mendetoksifikasi tubuh Anda.
Pilihlah air biji chia, air hangat dengan biji rami, atau air yang mengandung madu, yang masing-masing mengandung nutrisi untuk memulai rutinitas pagi Anda.
2. Setelah merayakan, istirahatlah dari kafein dengan mengganti kopi pagi Anda dengan teh herbal atau air lemon hangat untuk membantu detoksifikasi dan menyegarkan tubuh Anda.
3. Gabungkan beragam sayuran mentah ke dalam setiap makanan untuk meningkatkan asupan serat dan mendukung kesehatan pencernaan dengan kaya enzim dan nutrisi.
4. Setelah pesta meriah, utamakan makanan sederhana buatan sendiri. Dengan cara ini, Anda dapat mengatur bahan-bahan dan ukuran porsi sambil menghindari garam, gula, dan lemak tidak sehat berlebihan yang sering terdapat dalam masakan restoran atau makanan olahan.
5. Olahraga, baik jalan kaki, Yoga, atau olahraga intens, membantu menghilangkan racun melalui keringat dan meningkatkan kesejahteraan secara keseluruhan.
6. Pilih mocktail atau teh herbal di acara sosial.
7. Menjaga hidrasi sangat penting untuk menghilangkan racun. Tetap terhidrasi dengan minum banyak air setiap hari dan sertakan minuman detoksifikasi seperti teh herbal, infused water, atau air kelapa ke dalam rutinitas Anda.
Semua praktik ini melengkapi rutinitas tidur yang sehat secara efektif. Selain itu, pasien diabetes disarankan untuk meninjau kembali pengobatannya dan menyesuaikannya jika diperlukan.
Editor : Firda Rachmawati

