80 Ribu Pencari Kerja Telah Terhubung, Pemprov Jabar Imbau Perusahaan Segera Gabung ke Nyari Gawe

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jawa Barat Adi Komar mengungkapkan, dalam satu pekan sudah 80 ribu pencari kerja telah terhubung di aplikasi Nyari Gawe.

80 Ribu Pencari Kerja Telah Terhubung, Pemprov Jabar Imbau Perusahaan Segera Gabung ke Nyari Gawe

INILAHKORAN, Bandung - Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Barat Adi Komar mengungkapkan, dalam satu pekan sudah 80 ribu pencari kerja telah terhubung di aplikasi nyari gawe.

Adi berharap, perusahaan yang ada di Jawa Barat juga dapat segera bergabung, supaya lebih dimudahkan dalam mencari tenaga kerja yang dibutuhkan.

pemprov jabar lanjut Adi, juga akan terus menyosialisasikan, agar dalam waktu dekat seluruh perusahaan yang ada di Jawa Barat dapat bergabung di aplikasi Nyari Gawe.

"Dari sisi pencari kerja, sudah banyak. Tinggak dari sisi perusahaan. Sampai saat ini sekitar 80 ribu (pencari kerja)," ujar Adi dikutip Rabu 15 Oktober 2025.

Maka dari itu dia berharap, kehadiran Nyari Gawe dapat menjadi jembatan antara perusahaan dan pencari kerja, sehingga proses rekrutmen berlangsung cepat, transparan dan efisien.

“Diharapkan lebih mudah mencari kerjanya ya, karena sangat jelas. Warga enggak usah datang langsung ke perusahaan, tapi langsung mengakses informasi di situ,” tuturnya.

Melalui mekanisme aplikasi, pencari kerja cukup mengunggah curriculum vitae (CV) dan memilih lowongan yang tersedia. Setelah itu, sistem akan memberi notifikasi jika pelamar dipanggil oleh perusahaan.

“Nanti ada notifikasi dipanggil. Jadi tinggal nunggu dipanggil,” katanya.

Sebelumnya, 64 perusahaan telah terdaftar dalam aplikasi buatan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat. Adi mengatakan, dalam aplikasi Nyari Gawe memungkinkan perusahaan memasang dan mengelola lowongan kerja, melakukan wawancara daring, hingga menyeleksi kandidat sesuai kualifikasi dengan dukungan kecerdasan buatan (AI).

“Kami terus mengembangkan fitur aplikasi sesuai masukan dari perusahaan dan pengguna. Tujuannya agar ekosistem ketenagakerjaan di Jabar semakin terhubung dan efisien,” katanya.


Editor : Ahmad Sayuti