Acungkan Samurai ke Polisi, Dua Pelajar SMA di Bandung Ditangkap

Tim Prabu 3 Polrestabes Bandung mengamankan dua pelajar yang diduga anggota geng motor setelah mengacungkan samurai kepada petugas di Jalan Nias.

Acungkan Samurai ke Polisi, Dua Pelajar SMA di Bandung Ditangkap
Dua orang pelajar saat ditangkap tim Prabu Polrestabes Bandung lantaran kedapatan membawa senjata tajam senin samurai. Istimewa

INILAHKORAN.ID - Tim Prabu 3 Polrestabes Bandung mengamankan dua remaja berstatus pelajar SMA yang diduga merupakan anggota geng motor pada Sabtu (26/9/2026) dini hari.

Kedua remaja tersebut masing-masing berinisial ZA (17), warga Kecamatan Margahayu, dan AAS (17). Keduanya diamankan setelah diduga mengacungkan senjata tajam jenis samurai ke arah petugas saat berusaha melarikan diri.

Peristiwa tersebut bermula sekitar pukul 04.38 WIB. Tim Prabu 3 menerima laporan masyarakat melalui call center terkait aksi pelemparan botol yang dilakukan sekelompok pemotor di kawasan Jalan Karapitan, Kota Bandung.

Petugas kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan. Namun, kelompok pemotor tersebut kembali ke titik awal pelemparan dan tidak membubarkan diri saat melihat kedatangan polisi.

Sebaliknya, sejumlah pemotor diduga melawan dengan mengacungkan sebilah samurai ke arah petugas. Polisi kemudian melakukan pengejaran terhadap kelompok tersebut.

Aksi kejar-kejaran berlanjut hingga Jalan Nias, wilayah hukum Polsek Sumur Bandung. Pelarian kedua remaja tersebut akhirnya terhenti setelah sepeda motor yang dikendarai hilang kendali dan menabrak pagar Sekogar.

Kabag Ops Polrestabes Bandung AKBP Asep Saepudin membenarkan penangkapan tersebut. Ia menegaskan, kepolisian akan terus melakukan penindakan terhadap aksi yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Betul, dini hari tadi Tim Prabu 3 telah mengamankan dua orang terduga pelaku geng motor yang sempat mengacungkan senjata tajam jenis samurai kepada petugas kami di lapangan. Keduanya berhasil diamankan setelah kendaraannya terjatuh menabrak pagar di Jalan Nias saat dilakukan pengejaran," ujar Asep saat dikonfirmasi, Sabtu (26/9/2026).

Asep mengatakan, Polrestabes Bandung berkomitmen menjaga keamanan Kota Bandung dari gangguan kelompok bermotor.

"Kami pastikan Polrestabes Bandung tidak akan segan menindak tegas siapa pun yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Keamanan warga Bandung adalah prioritas utama," tegas Asep.

Dari pemeriksaan di lokasi, petugas menyita barang bukti berupa satu buah senjata tajam jenis samurai.

Saat ini, kedua remaja tersebut masih menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.


Editor : Ahmad Sayuti