Ada Aktor Keturunan Indonesia di Film Doctor Strange in the Multiverse of Madness, Ini Sosoknya
Selain jalan ceritanya yang dinilai unik, ternyata ada satu aktor keturunan Indonesia yang turut bermain di Doctor Strange 2 tersebut.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Publik saat ini tengah antusias menonton film Doctor Strage in the Multiverse of Madness.
Selain jalan ceritanya yang dinilai unik, ternyata ada satu aktor keturunan Indonesia yang turut bermain di Doctor Strange 2 tersebut.
Sosok tersebut bernama Raden Topo Wresniwiro. Ia dikabarkan memiliki darah Jawa yang disebut lahir di Semarang, Jawa Tengah.
Dari banyak informasi yang beredar, Raden Topo Wresniwiro sempat tinggal di Kudus, Yogyakarta sebelum akhirnya menetap di London, Inggris.
Selain itu, ia juga diketahui telah menetap lama di Inggris dan memilih untuk berpindah-pindah kewarganegaraan.
Dalam profil LinkedInnya, Raden Topo Wresniwiro juga tercatat sebagai seorang pengajar di sebuah sekolah dan universitas selama 19 tahun.
Sebelum membintangi sosok Master Hamir dalam Doctor Strange, Raden Topo Wresniwiro sempat membintangi beberapa seri dan film.
Baca Juga: Dipuncaki IVE, (G)I-DLE dan BLACKPINK, Ini 30 Peringkat Reputasi Merek Girl Grup K-Pop Bulan Mei
Ia debut sebagai aktor setelah membintangi mini seri The Mystery of Edwin Drood pada 2012 dengan perannya sebagai orang Timur.
Pada 2014, Raden Topo Wresniwiro sempat muncul di film 47 Ronin sebagai seorang penasihat spiritual.
Lalu pada 2015, ia muncul sebagai Ubert Quaril dalam film Star Wars: The Force Awakens dan Rogue One: A Star Wars Story.
Baca Juga: Indonesia Terancam Tak Bisa Kibarkan Merah Putih di Ajang Internasional Karena Ini
Empat tahun setelahnya, ia muncul dalam film Maleficient: Mistress of Evil.
Dalam film Doctor Strange 2, Raden Topo Wresniwiro berperan sebagai Master Hamir asisten pribadi yang merawat Ancient One dengan kemampuan sihir yang baik.
Raden Topo Wresniwiro sebelumnya juga terlibat dalam film pertama Doctor Strange sebagai penyihir bertangan satu yang dikira sebagai Ancient One.***
Editor : inilahkoran

