Inilah, Bandung - Puluhan pemuda dari berbagai komunitas menari di Car Free Day Dago, Kota Bandung, Minggu (17/2/2019). Untuk apa?
Ternyata, mereka menari dalam rangka kampanye One Billion Rising atau Kebangkitan Satu Miliar Orang.
One Billion Rising (OBR) merupakan sebuah gerakan kampanye yang dilakukan dengan nyanyian dan tarian yang telah berjalan sejak 2013 di lebih dari 200 negara.
Menurut Nurul Fasivica, Project Officer Women March Bandung, One billion Rising merupakan pra event acara long women march bandung 2019. Nantinya, gelaran tersebut mengusung tema anti kekerasan terhadap perempuan dan anak.
"Gerakan OBR ini merupakan gerakan kampanye global yang dimulai tahun 2013 yang telah berjalan di berbagai negara, sebagai bentuk kampanye global dalam bentuk seni, contohnya seperti tarian" katanya
Dia menjelaskan tarian ini juga merupakan upaya meningkatkan kesadaran tentang kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak, tetapi lambat laun isunya semakin berkembang.
"Tidak hanya soal kekerasan terhadap perempuan dan anak, ada juga berbagai bentuk kekerasan dan ketidakadilan lainnya, seperti diskriminasi, rasisme, human trafficking, perkawinan anak, dan segala bentuk penindasan atau ketidakadilan lainnya," ucapnya.
Menurut Nurul, gabungan komunitas ini ingin mengkampanyekan bahwa masih ada yang peduli, serta bertekad untuk ikut memutus rantai kekerasan itu sendiri.
Selain itu, gerakan tari tersebut juga memiliki makna tersendiri, seperti dalam lagu break the chance, this is my body, setiap gerakan dengan lagu menyimbolkan makna perempuan itu sendiri.
"Dari gerakan dance for life ini juga menyuarakan kalo ini badan kita yang tidak boleh melakukan operasi apapun, atau jangan ada kekerasan apapun ke badan saya," ujarnya.
Nurul menambahkan banyak hal yang belum disadari masyarakat tentang isu seperti ini, karena sebagian masih menganggap hal ini merupakan isu yang tabu.
"Banyak hal-hal yang belum disadari masyarakat, terutama isu yang kita tekuni ini, berawal dari hal tersebut berbagai komunitas berkumpul untuk menyuarakan isu tersebut," katanya.