Ade Yasin Dinonaktifkan, Iwan Setiawan Langsung Ditunjuk Jadi Plt Bupati Bogor

Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan langsung ditunjuk Ridwan Kamil menjadi Plt Bupati setelah Ade Yasin dinonaktifkan dari jabatannya

Ade Yasin Dinonaktifkan, Iwan Setiawan Langsung Ditunjuk Jadi Plt Bupati Bogor
Iwan Setiawan langsung ditunjuk oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sebagai Plt Bupati Bogor pasca penetapan tersangka Ade Yasin usai terjaring OTT KPK.

INILAHKORAN, Bogor – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil langsung menonaktifkan Bupati Bogor Ade Yasin pasca OTT dan penetapan tersangka oleh KPK.

Bahkan, tak mau ada kekosongan kepemimpinan di Kabupaten Bogor, Ridwan Kamil pun langsung menunjuk Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan sebagai Plt Bupati Bogor.

"Secara lisan, saya sudah ditunjuk menjadi Plt Bupati Bogor menggantikan Ibu Ade Yasin yang dinon aktifkan, mudah-mudahan secara tertulis surat penunjukan tersebut bakal kami terima," kata Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan kepada wartawan di Kantor Bupati Bogor, Kamis 28 April 2022.

Baca Juga: Suap Bupati Bogor Ade Yasin ke Auditor BPK, KPK Sita Rp1 Miliar Lebih

Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan menambahkan, terkait tiga pejabat yang ikut menjadi tersangka. Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bogor akan menunjuk pejabat penggantinya.

"Kami akan menunjuk pejabat pengganti sebagai Sekretaris DPU-PR, Kasubid Kas Daerah dan PPK DPU-PR, karena pejabat sebelumnya yaitu MA, IA dan RT ikut menjadi tersangka," tambah Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan.

Diberitakan sebelumnya, KPK langsung menetapkan tersangka terhadap Bupati Bogor Ade Yasin dan 7 orang lainnya yang terlibat saat OTT dugaan suap terhadap auditor BPK dilakukan di salah satu hotel di Kabupaten Bogor.

Baca Juga: MENOHOK! Ade Yasin Merasa Dikorbankan Anak Buah dan Dipaksa Bertanggungjawab

Ketua KPK Firli Bahuri mengungkapkan dugaan peristiwa terjadinya penyuapan dari Bupati Bogor AY melalui orang kepercayaannya kepada para auditor BPK perwakilan Jawa Barat.

Dari peristiwa tersebut, di Kabupaten Bogor,  KPK sudah mengamankan Bupati Bogor AY, IA Kasubid Kas Daerah BPKAD, MA Sekretaris DPU-PR, RF Kasubid Keuangan Setda, RT PPK DPU-PR, EK Kepala BPKAD, AR Sekretaris BPKAD dan HN staf  BPKAD.

Lalu di Bandung, KPK juga mengamankan auditor BPK perwakilan Jawa Barat, yaitu ATM Kasub auditorat Jabar III selaku pengendali teknis, AM kepala audit intern, GGTR dan HNRK selaku pemeriksa BPK Perwakilan Jawa Barat.

Baca Juga: Bupati Bogor Ade Yasin Terjaring OTT KPK, Ternyata Segini Jumlah Harta Kekayaannya

"Selasa malam, sesuai informasi masyarakat ada pertemuan antara pihak Pemkab Bogor dengan tim auditor BPK Perwakilan Jawa Barat di salah satu hotel di Bogor. Lalu karena usai pertemuan dan pemberian uang suap , ada yang pulamh ke Bandung dan yang lainnya tetap di Bogor. Penyidik KPK pun membagi tim ke dua wilayah tersebut untuk menangkap dugaan para pelaku di tempat tinggalnya masing-masing pada Rabu dini hari kemarin," kata Komisaris Jenderal Polisi (Purn)  Firli Bahuri kepada wartawan.

KFirli Bahuri menerangkan, dari rangkaian peristiwa dugaan penyuapan tersebut, KPK berhasil mengamankan uang sebesar Rp 1.024.000.000,-.

"Total uang yang berhasil kami amankan sebesar Rp 1 milyar lebih, dimana Rp 570 juta berupa uang tunai dan sisanya ada di rekening para dugaan penerima suap, karena barang buktinya cukup dan berdasarkan keterangan-keterangan, maka KPK pun menetapkan tersangka yaitu AY, MA, IA, RT, ATM, AM, GGTR dan HNRK," terang Komisaris Jenderal Polisi (Purn)  Firli Bahuri. (Reza Zurifwan)

 


Editor : inilahkoran