Danone Indonesia Gandeng Pemkot Bogor, Dorong UMKM Naik Kelas lewat Damping Award
Danone Indonesia menggandeng Pemkot Bogor melalui Damping Award untuk memperkuat kapasitas UMKM, memperluas jejaring, dan mendorong usaha naik kelas.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Danone Indonesia memperkuat pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kota Bogor.
Kolaborasi tersebut dilakukan melalui program Damping Award, yang diarahkan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM agar mampu memperkuat daya saing, memperluas jejaring, dan naik kelas.
Direktur Komunikasi Danone Indonesia Arief Mujahiddin mengatakan, Damping Award merupakan program yang telah dijalankan sejak 2020 bersama Kampus Bisnis Umar Usman. Program tersebut tidak hanya memberikan penghargaan kepada pelaku UMKM, tetapi juga mencakup pembinaan dan pendampingan usaha.
“Damping Award merupakan penghargaan bagi para pelaku UMKM di seluruh Indonesia yang mengikuti program pembinaan. Untuk UMKM Kota Bogor nanti ada penghargaan khusus, di mana Wali Kota Bogor akan menjadi salah satu dewan jurinya," kata Arief Mujahiddin kepada wartawan, Senin (21/9/2026).
Selain pelaksanaan Damping Award, Danone Indonesia juga membuka peluang kolaborasi dengan Pemkot Bogor dalam berbagai program pengembangan UMKM.
Arief menjelaskan, peserta Damping Award yang telah mengikuti pembinaan akan mempresentasikan perkembangan usahanya di hadapan dewan juri. Selanjutnya, peserta mengikuti proses kurasi dan penilaian untuk menentukan pelaku usaha terbaik.
Program tersebut mencakup UMKM di sektor kuliner maupun nonkuliner.
Menurut Arief, tujuan utama Damping Award bukan semata-mata meningkatkan omzet usaha. Program tersebut juga diarahkan untuk memperkuat kemampuan manajerial pelaku UMKM, termasuk pengetahuan, pengelolaan keuangan, dan kemampuan membangun jejaring.
“Harapannya melalui kegiatan ini UMKM bisa naik kelas, bukan hanya dari sisi omzet, tetapi juga pengetahuan, manajemen, pengelolaan keuangan, dan kemampuan dalam membangun jejaring,” tegasnya.
Sementara itu, Wali Kota Bogor Dedie A Rachim menyambut positif rencana kolaborasi tersebut. Menurutnya, dukungan Danone Indonesia dapat memperkuat berbagai program pengembangan UMKM yang tengah dijalankan Pemkot Bogor.
Program tersebut antara lain pembinaan pedagang kaki lima (PKL) dan penguatan posisi Kota Bogor sebagai City of Gastronomy.
Dedie juga meminta Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (Dinkukmdagin) Kota Bogor mendorong pelaku UMKM untuk berpartisipasi dalam program tersebut.
Menurut Dedie, kesempatan tersebut dapat membuka akses jejaring yang lebih luas bagi pelaku usaha lokal melalui interaksi dengan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Program Damping menjadi salah satu bentuk kolaborasi Danone Indonesia bersama Kampus Bisnis Umar Usman dalam mendukung pengembangan UMKM. Sejak diluncurkan pada 2020, program tersebut disebut telah menjangkau lebih dari 6.000 penerima manfaat dan mendampingi sekitar 3.000 UMKM di berbagai daerah di Indonesia.
Program Damping dikembangkan melalui pelatihan kewirausahaan, coaching clinic, inkubasi bisnis, akses pasar, hingga pendampingan usaha secara berkelanjutan.
Sebelumnya, Danone bersama Kampus Bisnis Umar Usman juga memberikan pendampingan kepada ribuan UMKM melalui berbagai batch program Damping. Pada 2021, program tersebut disebut telah menjangkau lebih dari 3.800 peserta UMKM dari berbagai daerah di Indonesia dengan dukungan puluhan mentor dan pelatih bisnis.
Selain penguatan kapasitas usaha, program Damping juga diarahkan untuk membantu UMKM beradaptasi dengan perkembangan ekonomi digital. Danone pernah bekerja sama dengan platform teknologi SIRCLO untuk meningkatkan literasi digital dan memperluas akses pasar UMKM melalui kanal daring.
Editor : Ahmad Sayuti

