Akhirnya, Polisi Kantongi Sidik Jari Pembunuh Noven

Aparat Kepolisian menemukan sidik jari pada gelas minuman pelaku dalam kasus penusukan siswi SMK Baranangsiang Andriana Yubelia Noven Cahya (18).

Akhirnya, Polisi Kantongi Sidik Jari Pembunuh Noven
Aparat Kepolisian menemukan sidik jari pada gelas minuman pelaku dalam kasus penusukan Noven
INILAH, Bogor - Aparat Kepolisian menemukan sidik jari pada gelas minuman pelaku dalam kasus penusukan siswi SMK Baranangsiang Andriana Yubelia Noven Cahya (18).
 
Noven ditikam hingga tewas di belakang tempat kostnya Jalan Riau no 44, Kecamatan Bogor Timur.  Aparat Kepolisian sudah memeriksa 20 saksi lebih dan saat ini tengah memantau orang-orang terdekat korban Noven.
 
"Kami masih melakukan pengembangan, mana yang mengarah dan mana yang ada yang hubungannya. Karena semua masih dalam pemantauan, petunjuk CCTV ada belum bisa mengindentifikasi pelaku. Wajahnya Indonesia belum bisa dikenali, perawakan sedang pelakunya," ungkap Kapolsekta Bogor Timur Kompol Masudi Widodo kepada wartawan di Mapolsekta Bogor Timur pada Rabu (16/01) siang.
 
Masudi melanjutkan, dari apa yang sudah dicurigai dilakukan konfrontasi dengan saksi ternyata negatif. Saat ini sidik jari sudah didapat pihaknya, jejak lain juga masih dalam pencarian. 
 
"Belum ada indikasi pelaku apakah orang dekat korban atau merupakan pembunuh bayaran. Belum ada pernyataan bahwa si pelaku itu ini dan dia temannya korban. Yang jelas segala upaya kami lakukan, ada gelas bekas minum pelaku didekat tempat kejadian perkara (TKP)," tambahnya.
 
Masudi melanjutkan, ada 20 saksi lebih yang telah diperiksa pihaknya, mereka yang diperiksa yang ada hubungannya kedekatan dengan korban diambil dari Facebook juga. Ada juga teman sekolah, orang melintas tempat kejadian.
 
"Orang tua sudah diperiksa, teman-teman yang dicurigai tidak ada kemiripan. Pelajaran berpakaian pramuka yang melintas sesaat sebelum kejadian telah diperiksa juga kemarin. Saat ini masih dalam proses identifikasi," jelasnya.
 
Masudi membeberkan, skesa wajah pelaku dibuat oleh Mabes Polri sementara para saksi diperiksa di Polsekta Bogor Timur. Masih dalam pengembangan saksi ada dari pihak sekolah yang dimintai keterangan juga.
 
"Kami kumpulkan semua barang bukti yang ada, yang menggunakan IT adalah Mabes Polri. Yang pasti pelaku bukan orang sekitar TKP, tidak ada keterangan para saksi juga. Saya meminta doa agar cepat terungkap," pungkasnya.


Editor : inilahkoran