Akses Jalan ke Pamijahan Tertutup Material Longsor, BPBD Bogor Pinjam Alat Berat ke DPU PR
BPBD Kabupaten Bogor terpaksa meminjam alat berat kepada DPU PR lantaran akses satu satunya ke lokasi bencana tertimbun material longsor
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Pamijahan - BPBD berkordinasi dengan DPU-PR Kabupaten Bogor untuk mengevakuasi dan memberikan bantuan kepada korban bencana alam banjir dan tanah longsor di Kampung Muara Satu, RW 01 Desa Cibunian, Pamijahan.
Pasalnya, akses insfrastruktur jalan satu-satunya menuju ke lokasi bencana alam di Kampung Muara Satu, Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan tersebut tertimbun material tanah longsor, dari atas tebing setinggi kurang lebih 30 meter.
Tim BPBD, Tagana dan Destana Desa Cibunian serta relawan lainnya pun harus berjalan selama 30 menit untuk menuju Kampung Muara Satu, menyusuri Sungai Cianten dan Gunung Gagak.
Baca Juga: Banjir Pamijahan, Aan Ditemukan Meninggal Dunia, Bagaimana Nasib Umar?
"Kami sudah meminta bantuan pinjam 2 unit mobil beko kepada UPT Jalan dan Jembatan DPU-PR terdekat, saat ini masih diperjalanan," kata Kabis Kedaruratan dan Logistik Aris Nurjatmiko kepada wartawan, Kamis 23 Juni 2022.
Aris Nurjatmiko menerangkan dua unit mobil beko tersebut sangat diperlukan, karena akses jalan menuju Kampung Muara Satu tertutup material tanah longsor.
"Material tanah longsornya tebal, kondisi juga tanjakan. Lalu selain tanah, juga banyak batang-batang pohon hingga kami butuh alat berat untuk mengevakuasi dan menyalurkan bantuan kepada para korban bencana alam banjr dan tanah longsor tersebut," terang Aris Nurjatmiko.
Baca Juga: Innalillahi, Aan Wanita 42 Tahun Pamijahan Ditemukan Meninggal, Jasadnya Tertindih Material
Ading (32 tahun) warga Kampung Muara Satu RW 01 menuturkan selain Aan (42 tahun) dan Umar (22 tahun), seorang bayi dam ibunya yang merupakan keluarga Umat juga menjadi korban atas ambruknya rumah mereka.
"Bayi dan istrinya Umar mengalami luka-luka, korban selamat sudah dibawa ke RSUD Leuwiliang," tutur Ading. (Reza Zurifwan)
Editor : inilahkoran

