Alvaro Arbeloa Pimpin Real Madrid, Bawa Semangat Baru Skuad Los Blancos
Pelatih baru Real Madrid, Alvaro Arbeloa, memulai babak baru bersama Los Blancos dengan fokus memenangkan setiap gelar dan memanfaatkan talenta muda akademi klub.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Real Madrid kini memulai babak baru di tengah musim 2025/26 dengan penunjukan Alvaro Arbeloa sebagai pelatih tim utama.
Mantan bek Los Blancos itu menggantikan Xabi Alonso setelah kekalahan tipis 2-3 dari Barcelona di final Piala Super Spanyol, yang digelar di Jeddah, Arab Saudi.
Arbeloa, yang sebelumnya menangani tim Castilla, tim cadangan Madrid, menegaskan keyakinannya terhadap kemampuan skuad saat ini.
“Kami memiliki tim luar biasa, dengan pemain-pemain yang pernah memenangkan enam Liga Champions. Mental juara mereka tidak boleh dilupakan. Inilah yang menjadikan Real Madrid klub terbaik dalam sejarah,” ujar Arbeloa, seperti dikutip dari laman resmi klub pada Rabu.
Pelatih berusia 43 tahun itu menambahkan, kedatangannya adalah kesempatan bagi semua pemain untuk memulai dari awal. “Ini adalah lembaran baru untuk seluruh tim. Semua memulai dari nol bersama saya,” tegasnya.
Dia juga menyoroti Vinícius Junior, yang menurutnya tampil impresif di final Piala Super Spanyol dan memiliki peran penting dalam rencana tim ke depan.
Arbeloa memiliki sejarah panjang dengan Madrid. Dia menimba ilmu di akademi klub, sempat berkarier di Liverpool bersama Xabi Alonso, sebelum kembali ke Santiago Bernabéu pada 2009 dan menjadi bagian penting di era Jose Mourinho.
Kini, Arbeloa siap memanfaatkan pengalaman itu untuk membawa Los Blancos bersaing di tiga ajang: Liga Spanyol, Liga Champions, dan Copa del Rey.
Selain fokus pada tim utama, Arbeloa juga menekankan pentingnya pengembangan pemain akademi.
“Real Madrid memiliki akademi terbaik di dunia. Banyak lulusan akademi tersebar di seluruh dunia, dan mereka memiliki peluang besar tampil di tim utama selama saya memimpin,” jelasnya.
Mengenai hubungannya dengan Alonso, Arbeloa menegaskan, persahabatan mereka tetap terjaga. Namun, dia memilih untuk tidak membahas isi percakapan mereka terkait situasi tim musim ini.
"Persahabatan kami datang sebelum segalanya. Kami berbicara lama kemarin, dan saya mendoakan yang terbaik untuknya. Dia pelatih hebat dan akan melakukan hal besar di masa depan," katanya.
Musim ini, Madrid menghadapi sejumlah hasil mengecewakan, termasuk kekalahan dari Liverpool dan Manchester City di Liga Champions, serta dari Atletico Madrid dan Celta Vigo di Liga Spanyol. Meski demikian, kemenangan di El Clasico pada Oktober lalu tetap menjadi salah satu momen penting, meski sempat diwarnai insiden dengan Vinícius Junior.
Arbeloa tidak menyebutkan durasi kontraknya, hanya menegaskan diaakan memimpin selama Real Madrid menginginkannya. Dengan semangat baru yang dibawa Arbeloa, Los Blancos berharap mampu bangkit dan menutup musim dengan prestasi maksimal.
"Saya telah berada di klub ini selama 20 tahun dan akan tetap di sini selama Real Madrid menginginkannya. Ini rumah saya, dan selalu akan begitu,” ujarnya. ***
Editor : Gin gin T Ginulur

