Amukan Emosi Berujung Maut di Kalibata, Pancoran, Polisi Sebut Pengeroyokan Matel Dipicu Solidaritas Kelompok
Ini dugaan awal penyebab terjadinya pengeroyokan di Kalibata hingga matel tewas.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Kepolisian mengungkap bahwa aksi pengeroyokan susulan yang menewaskan penagih utang atau mata elang (matel) di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, dipicu oleh pelampiasan emosi massa yang tak terkendali.
Kapolsek Pancoran, Kompol Mansur, menjelaskan bahwa kejadian tersebut melibatkan banyak orang yang secara bergantian melakukan kekerasan setelah mengetahui salah satu korban tewas di lokasi, sementara satu korban lainnya dalam kondisi kritis dan dilarikan ke rumah sakit.
“Karena jumlah massa cukup banyak, aksi itu terjadi bergantian sebagai bentuk pelampiasan emosi,” ujar Mansur.
Ia menambahkan, reaksi keras tersebut muncul karena tingginya solidaritas kelompok. Teman-teman korban yang mengetahui adanya korban jiwa langsung tersulut emosi dan melakukan aksi balasan.
Selain pengeroyokan, massa juga meluapkan kemarahan dengan melakukan perusakan di sekitar lokasi kejadian.
Sejumlah kios, warung, hingga kendaraan bermotor dilaporkan dibakar.
Hingga kini, polisi telah memeriksa enam orang saksi untuk mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa pengeroyokan dan perusakan yang terjadi pada Kamis (11/12) malam tersebut.
Editor : Firda Rachmawati
