Anggaran Defisit, Pembangunan Jalur Lambat Jalan Bomang Terancam Tidak Tuntas

Defisitnya Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) di Tahun 2023 hingga Rp300 miliar mengancam tuntasnya proyek pembangunan jalur lambat Jalan Bojonggede-Kemang (Bomang).

Anggaran Defisit, Pembangunan Jalur Lambat Jalan Bomang Terancam Tidak Tuntas
Defisitnya Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) di Tahun 2023 hingga Rp300 miliar mengancam tuntasnya proyek pembangunan jalur lambat Jalan Bojonggede-Kemang (Bomang).

INILAHKORAN, Bojonggede-Defisitnya Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) di Tahun 2023 hingga Rp300 miliar mengancam tuntasnya proyek pembangunan jalur lambat Jalan Bojonggede-Kemang (Bomang).

Terlebih, Pemkab Bogor butuh bantuan keuangan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) maupun Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (Kemenpupr) untuk pembanguna flyover untuk bisa melewati lintasan sebidang Kereta Rel Listrik (KRL) di Desa Bojong Baru, Bojonggede.

Padahal, pembangunan Jalan Bomang dengan total panjang 19 Km tersebut merupakan salah satu janji kepemimpinan Ade Yasin-Iwan Setiawan.

"Ada defisit APBD, semoga anggaran kelanjutan pembebasan lahan dan pembangunan Jalan Bomang tidak bergeser atau terkena refocusing," ucap Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan kepada wartawan, Selasa, 14 Februari 2023.

Iwan Setiawan menuturkan untuk menutup defisit APBD tersebut, jajarannya terutama Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bappenda) untuk menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Lalu, terkait kebutuhan akan anggaran proyek pembangunan fly over sebesar lebib dari Rp 100 miliar, jajarannya juga sudah berkordinasi dengan Mulyadi anggota Komisi V DPR RI.

"Berkolaborasi dengan anggota Komisi V DPR RI dari daerah pemilihan (Dapil) Kabupaten Bogor, kami akan melobby Kemenhub dan Kemenpupr. Bagi saya sebagai pengguna anggaran, agak berat kalau pembangunan fly over Jalan Bomang diambil dari APBD," tutur Iwan Setiawan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Dpupr) Kabupaten Bogor Raden Soebiantoro mengatakan sambil menunggu pembangunan fly over, jajarannta akan memaksimalkan jalan Perumahan Vila Asia untuk menyambungkan Jalan Bomang ke Jalan Bojonggede.

"Agar Jalan Bomang bisa dimanfaatkan atau beroperasi, kami akan alihkan ke jalan di Perumahan Vila Asia dan lalu ke Jalan Bojonggede dan Jalan Tegar Beriman," kata Raden Soebiantoro.

ISelain itu, kelanjutan pembangunan Jalan Bomang di Tahun 2023 ialah pembangunan ttanggul penahan tanah atau turap.

"Tahun ini tidak ada pembangunan jalan, hanya pembangunan tanggul penahan tanah atau turap di beberapa titik di Jalan Bomang. Hal itu kami lakukan, demi mencegah terjadinya bencana tanah longsor," lanjutnya. (Reza Zurifwan)


Editor : Ahmad Sayuti