Anggota Kodim 0611 Garut Ditantang Petinju Thailand

Tak perlu waktu lama bagi Yedi Junaedi mendapatkan kesempatan memperlihatkan kebolehannya di atas ring tinju kepada dunia internasional. Usai menyabet sabuk emas juara nasional kelas bulu 57,1 kilogra

Anggota Kodim 0611 Garut Ditantang Petinju Thailand
INILAH, Garut – Tak perlu waktu lama bagi Yedi Junaedi mendapatkan kesempatan memperlihatkan kebolehannya di atas ring tinju kepada dunia internasional. Usai menyabet sabuk emas juara nasional kelas bulu 57,1 kilogram mengandaskan petinju asal Bogor pada Januari 2019, anggota Kodim 0611 Garut berpangkat Praka itu langsung ditantang petinju Thailand untuk memperebutkan sabuk WBC Asia Fasific.
 
"Alhamdulillah, saya berhasil merebut sabuk emas kelas bulu Januari 2019 kemarin. Sekaligus mendapatkan sabuk emas Kapolda Jabar. Karena itu, saya mendapat tantangan dari petinju Thailand yang juga juara di negaranya," ujar Yedi di Makodim 0611 Garut Jalan Veteran Garut, Selasa (18/2/2019).
 
Dia mengatakan belum bisa memastikan tantangan petinju Thailand itu akan dilayani atau tidak karena terkendala sejumlah hal. Yedi sebenarnya pernah beberapa kali bertanding di luar negeri namun belum mendapatkan hasil maksimal.
 
"Kalau di luar negeri saya kalah angka. Di pertandingan terakhir yang merebut sabuk kelas bulu, Alhamdulillah saya menang TKO di ronde 5," ujarnya.
 
Yedi menekuni dunia tinju sejak masih duduk di bangku SMP, tepatnya 2000 lalu. Pria asal Karangpawitan lulusan SMA As Shiddiqiyah Paledang itu mengenal dunia tinju dari pelatihnya saat ini, Encep.
 
Hingga kini, Yedi sudah memiliki dua sabuk lainnya selain dari kelas bulu. Sabuk emas Pangdam III/Siliwangi pada 2012 dan sabuk emas Wali Kota Bandung pada 2013.
 
"Saat meraih sabuk emas Kelas Bulu Nasional, saya selalu berlatih di Makodim 0611 Garut. Kebetulan pelatih saya anggota di Kodim Garut juga yaitu Serka Yusuf. Ada juga pelatih lain dari sipil, Pak Encep," katanya.
 
Menurut Yedi, kebanyakan petinju asal Garut bertarung di kelas amatir dan jarang ada di kelas profesional. Padahal cukup banyak anak muda potensial di dunia tinju. Yedi bertekad dengan raihan prestasinya ini dapat menularkan ilmunya kepada masyarakat Garut lainnya. Dia berharap ilmu dan keterampilannya di atas ring dapat mengarahkan potensi anak muda Garut ke arah lebih positif.
 
"Komandan juga mengharapkan saya bisa melatih dan mencetak atlet tinju dari Garut. Jadi saya pasti akan melakukan hal tersebut," katanya.
 
Komandan Kodim (Dandim) 0611 Garut Letkol Inf Asyraf Aziz menyatakan apresiasi mendukung prestasi anak buahnya tersebut. 
 
"Masyarakat Garut sudah sepatutnya bangga dengan Yedi sebagai atlet tinju potensial dan memiliki gelar di tingkat nasional" ujarnya.
 
Asyraf pun berharap Yedi bisa melatih tinju di Kodim. 
 
"Nanti yang berminat bisa berlatih di Kodim. Kita akan siapkan tempatnya," ujarnya.


Editor : inilahkoran