Angka Pengangguran di KBB Capai 12 Persen, Hengky Kurniawan Sebut Gara-gara Pandemi Covid 19
Hengky Kurniawan menyebut tingginya angka pengangguran di KBB disebabkan pandemi Covid 19 dalam dua tahun terakhir.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Meningkatnya angka pengangguran di Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang mencapai 12 persen membuat Plt Bupati Hengky Kurniawan wajib siapkan langkah strategis.
Hengky Kurniawan menilai, dengan adanya bonus demografi jika tidak diarahkan, tidak diberikan pelatihan tentunya target Indonesia emas dan target Pemda KBB tidak akan tercapai.
"Makanya melalui pelatihan-pelatihan memang harus lebih banyak paket-paketnya," kata Hengky Kurniawan kepada wartawan, Kamis 24 Maret 2022.
Baca Juga: Alhamdulillah, Bima Arya Ingin Insentif untuk Guru Ngaji di Bogor Berlanjut
Ia mengakui, dengan adanya pandemi COVID-19 kemarin angka pengangguran di KBB lumayan meningkat.
"Jadi kondisi pandemi kemarin sangat berpengaruh dan sekarang fokus kita adalah pembangunan ekonomi, pemulihan ekonomi selain juga pembangunan infrastruktur, pembangunan ekonomi dan mental spiritual," jelasnya.
Oleh karenanya, sambung dia, pihaknya sekarang tengah fokus pada pemulihan ekonomi itu dengan beberapa pemberian bantuan untuk RT/RW yang dulu sempat pihaknya janjikan.
"Insyaallah tahun ini sudah masuk dalam DPA. Kita lagi menyiapkan SOP-nya nanti warung ini harus dikembangkan seperti apa," terangnya.
Baca Juga: Kasus Suap Abdul Gafur Masud, Catat: Pengusaha Penajam Paser Utara Ini yang Pertama Diadili
Selain itu, tambah dia, pihaknya pun mendorong generasi milenial sebagai bagian dari bonus demografi agar mau bergerak.
"Kita dorong anak-anak muda agar mau memiliki semangat kewirausahaan dan mau bergerak," pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Kadisnaker) KBB, Panji Hermawan mengatakan, angka pengangguran di KBB mengalami peningkatan lantaran dampak dari pandemi COVID-19.
Baca Juga: Menuju Bandung Barat Ekonomi Kuat, Hengky Kurniawan: Generasi Milenial Harus Berkualitas
"Tapi kita tidak putus begitu saja, kita berusaha untuk pemulihan ekonomi," katanya.
Untuk itu, sambung dia, pihaknya bakal terus bekerja sama dengan pihak Kementerian dan Provinsi.
"Itu kita lakukan sebagai upaya agar anak-anak muda bisa menjadi wirausaha," ujarnya.*** (agus satia negara).
Editor : inilahkoran

