Angkot Modern Dihentikan Dulu
Pertemuan Dinas Perhubungan (Dishub) dengan para sopir angkutan kota (angkot) jurusan Ciawi-Baranangsiang (01) dan Sukasari-Warung Jambu (09) membuahkan hasil. Angkot modern dilarang beroperasi dulu d
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bogor – Pertemuan Dinas Perhubungan (Dishub) dengan para sopir angkutan kota (angkot) jurusan Ciawi-Baranangsiang (01) dan Sukasari-Warung Jambu (09) membuahkan hasil. Angkot modern dilarang beroperasi dulu dan para sopir kembali jalan.
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dishub Kota Bogor Dodi Wahyudin menuturkan, angkot trayek 01 yang terparkir berjajar di sepanjang Jalan Tajur sudah beroperasi kembali. Sementara angkot modern ditarik dulu sesuai arahan pimpinan untuk menjaga kondusivitas.
“Rencananya pembahasan akan dilanjutkan kembali sambil menunggu Kabid Angkutan Dishub Kota Bogor Jimmy Hutapea," kata Dodi kepada wartawan, Selasa (13/11/2018).
Puluhan sopir angkutan perkotaan (angkot) melakukan aksi demontrasi di depan kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor Jalan Raya Tajur No 54. Mereka pun melakukan sweeping terhadap angkot modern. Aksi mereka mengakibatkan penumpang angkot terlantar dan membuat kemacetan di ruas Jalan Tajur.
Para sopir angkot yang melakukan aksi demo dan sweeping ini dari jurusan Ciawi-Baranangsiang (01) dan jurusan Sukasari-Warung Jambu (09). Para sopir menghentikan operasional angkot modern yang sedang membawa penumpang dan memaksa berhenti beroperasi.
Perwakilan sopir angkot Dudung mengatakan, aksi ini buntut dari hasil musyawarah dengan Dishub pada Senin (12/11/2018) sore yang tidak menghasilkan keputusan memuaskan seluruh pihak.
"Kemarin pihak Dishub menginginkan berjalan masing-masing antara angkot modern dengan angkot biasa. Jadi reaksi kami seperti ini," ungkapnya kepada awak media.
Dudung melanjutkan, aspirasi para sopir masih tetap sama yakni memperjuangkan nasib sesama sopir. Kehadiran angkot modern sangat merugikan, sehingga para sopir melayangkan surat resmi ke DPRD Kota Bogor.
"Kami diajak beraudensi lagi dengan Dishub Kota Bogor. Kami akan melakukan musyawarah," tambahnya.
Terpantau, para penumpang berjalan kaki untuk mencapai tujuan karena tidak ada angkutan yang mau membawa mereka. Sebagian besar angkot 01 dan 09 berhenti beroperasi dan berjejer di sepanjang jalan Raya Tajur.
Editor : inilahkoran

