Ani Yudhoyono Dibully Netizen, Begini Reaksi SBY

Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mendoakan netizen atau warganet yang membully Ani Yudhoyono yang tengah menderita penyakit kanker darah.

Ani Yudhoyono Dibully Netizen, Begini Reaksi SBY
Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. (Antara Foto)

INILAH, Jakarta- Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mendoakan netizen atau warganet yang membully Ani Yudhoyono yang tengah menderita penyakit kanker darah.

"Saya ingin menyampaikan kepada mereka yang suudzan dan berprasangka buruk seperti itu, (mungkin mereka adalah saudara kami, muslimin atau muslimat), di bulan suci Ramadhan ini saya doakan agar yang bersangkutan dan keluarga yang disayanginya tidak mengalami penyakit kanker darah seperti yang diderita Ibu Ani, agar tak perlu merasakan penderitaan dan perjuangan hidup," kata SBY melalui rekaman video kepada elite PD di kediamannya, Mega Kuningan, Jaksel, Senin (27/5/2019).

SBY menyadari kekurangannya yang tidak bisa maksimal melakukan kampanye sejak 4 bulan ini karena menemani sang istri perawatan intensif di National University Hospital (NUH) di Singapura. Ia berharap semua pihal maklum akan hal itu.

"Saya dan Ibu Ani tidak bisa ikut berpartisipasi dan memimpin langsung kampanye Partai Demokrat, sebagaimana yang kami berdua lakukan sejak Pemilu 2004 dan Pemilu 2009, baik pemilu legislatif maupun pemilu presiden dan wakil presiden," paparnya.

Bahkan, lanjut Presiden ke-6 RI itu, Ani juga sedih dengan kondisinya yang menyebabkan SBY tak leluasa kampanye. Terlebih setelah ada yang menuding sakitnya hanya sebagai alasan untuk menghindari kampanye.

"Ketika beberapa saat yang lalu, ada kalangan yang menuduh dan mencerca kami berdua, bahwa seolah sakitnya Ibu Ani itu hanya jadi alasan buat SBY untuk tidak berkampanye, saya sungguh bersedih, dan Ibu Ani harus meneteskan air mata mendengarnya," tandasnya. (inilah.com)


Editor : Bsafaat