Antisipasi Euforia Bobotoh, Farhan Pimpin Rapar Pengamanan
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan memimpin rapat koordinasi, bersama jajaran OPD dan para camat menjelang laga Persib Bandung kontra Barito Putera yang akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat 9 Mei 2026,
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Wali Kota Bandung Muhammad Farhan memimpin rapat koordinasi, bersama jajaran OPD dan para camat menjelang laga Persib Bandung kontra Barito Putera yang akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat 9 Mei 2026,
Rapat tersebut, difokuskan pada tiga aspek utama yakni kebersihan, keamanan dan pengendalian euforia suporter. Terutama jika terjadi pawai kemenangan oleh bobotoh.
"Wilayah yang rawan terdampak aktivitas suporter harus dipetakan. Camat harus memperkirakan jalur konvoi dan potensi gangguan di wilayah masing-masing," kata Farhan, Jumat 9 Mei 2025.
Ia menegaskan, pentingnya mobilitas massa untuk menghindari penumpukan di satu titik. “Kita cegah agar tidak ada perusakan. Prinsipnya, massa harus terus bergerak,” ucapnya.
Farhan pun meminta, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) diminta melakukan pembersihan sejak dini. Bahkan sebelum subuh. Wilayah seperti Regol, Lengkong dan Sumur Bandung diminta memperkuat penjagaan terutama di area strategis seperti Alun-Alun Bandung.
“Pagi-pagi sudah harus bersih. Koordinasi wilayah dan OPD sangat penting,” ujar dia.
Selain pusat kota, perhatian juga dituturkan ia difokuskan ke wilayah seperti Gedebage, Batununggal, Panyileukan dan sepanjang Jalan Soekarno Hatta.
Seluruh titik perlintasan dari dan menuju GBLA akan mendapatkan pengamanan ekstra, termasuk pengawalan konvoi dan bus pemain.
Selain itu, Satpol PP dan aparat kewilayahan akan dikerahkan secara aktif di lapangan. Pemkot juga mengantisipasi kemungkinan lonjakan euforia pada 24-25 Mei saat pawai Juara digelar, termasuk kedatangan bobotoh dari luar kota yang berpotensi menginap di ruang-ruang publik.
“Kita ingin kota tetap kondusif, bersih dan aman. Kolaborasi antarwilayah dan OPD adalah kunci keberhasilan,” tandasnya. ***
Editor : Ahmad Sayuti

