Apindo Dukung Pemerataan Industri di Jabar

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jabar Dedy Wijaya mengatakan, sejauh ini dunia industri di Jabar masih terpusat di kawasan barat dan utara saja.

Apindo Dukung Pemerataan Industri di Jabar
INILAH, Bandung - Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jabar Dedy Wijaya mengatakan, sejauh ini dunia industri di Jabar masih terpusat di kawasan barat dan utara saja.
 
Menurutnya, dibutuhkan upaya pemerataan industri dengan cara memindahkan industri ke sebelah timur atau selatan Jabar. Untuk itu, pihaknya siap membantu pemerintah meratakan sebaran industri. Seperti pemindahan sejumlah industri dari sekitar Citarum atau barat Jabar Cirebon, Majalengka, dan Indramayu.
 
“Tentunya kami siap ada pemerataan pembangunan, kami akan melakukan sosialisasi ke teman-teman industri. Pindah ini bisa dari yang padat industrinya, khususnya yang padat karya, supaya Jabar seimbang,” kata Dedy dikutip Antara, Senin (21/1/2019). 
 
Menurutnya, sejauh ini kawasan timur Jabar ini sedang dibangun Pelabuhan Patimban dan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati. Pembangunan infrastruktur itu berdampak pada efektivitas dan efisiensi pengiriman logistik.
 
“Kita inginnya insutri ini pindah ke timur karena faktor pendukungnya sudah jadi semua. Saya sudah sampaikan ke Gubernur Jabar juga,” ucapnya.
 
Dia menuturkan, terpusatnya industri di kawasan barat itu berdampak pada angka upah minimum kabupaten/kota (UMK). Besaran UMK di sebelah barat itu bisa lebih tinggi dua kali lipa dibandingkan daerah lainnya di Jabar.
 
“Banyak pengusaha yang mengeluh, ada semacam ketidakadilan antara industri di kawasan seperti Bekasi, Karawang, Bogor, dengan pengusaha yang ada timur seperti Majalengka, Cirebon, dan Kuningan.  Jika di timur pabrik kurang, mereka mengharapkan industri masuk ke sana dengan upah yang murah. Dengan demikian ada pemerataan,” tuturnya.


Editor : inilahkoran