APPI Kecam Keras Insiden di Laga PSM Makassar vs Persib Bandung

APPI mengecam tindakan insiden laga PSM Makassar vs Persib Bandung.

APPI Kecam Keras Insiden di Laga PSM Makassar vs Persib Bandung
Kekerasan usai laga PSM vs Persib Bandung

INILAHKORAN.ID - Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) secara resmi mengeluarkan pernyataan sikap tegas terkait runtuhnya sistem keamanan dalam kompetisi sepak bola tanah air musim 2025/2026. APPI menilai keselamatan para pesepak bola profesional di Indonesia saat ini berada dalam kondisi yang sangat kritis.

​Pernyataan ini menyusul rangkaian insiden pelanggaran keamanan serius yang terjadi sepanjang Mei 2026. Salah satu yang paling disorot adalah kericuhan yang pecah dalam pertandingan besar antara PSM Makassar melawan Persib Bandung pada Minggu, 17 Mei 2026.

​Sebelumnya, insiden serupa juga terjadi pada laga Persipura Jayapura menghadapi Adhyaksa FC Banten pada 8 Mei 2026. APPI menegaskan bahwa rentetan kekerasan ini menjadi bukti nyata bahwa Tragedi Kanjuruhan belum sepenuhnya dijadikan pelajaran bersama oleh para pemangku kepentingan.

​Lapangan Hijau Tempat Kerja, APPI: Keselamatan Adalah Hak Mendasar

​Melalui rilis resminya, wadah hukum bagi para pesepak bola di Indonesia ini mengingatkan semua pihak bahwa pemain adalah pekerja profesional yang mencari nafkah di lapangan. Oleh karena itu, jaminan keselamatan kerja menjadi hal mutlak yang wajib dipenuhi tanpa toleransi.

APPI menyoroti bahwa tindakan anarkis yang terjadi belakangan ini sudah melampaui batas kewajaran dan tidak bisa lagi dimaklumi.

Rangkaian kekerasan sepanjang Mei 2026 bukan lagi bentuk luapan emosi suporter semata.

​Tindakan tersebut telah berkembang menjadi ancaman fisik yang membahayakan keselamatan hingga nyawa para pemain serta seluruh orang di dalam stadion.

​Desak PT LIB Evaluasi Total SOP Pengamanan dan Fungsi Stewards

​Menyikapi situasi yang kian mencekam, APPI melayangkan tuntutan keras kepada PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) selaku operator penyelenggara kompetisi untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Standard Operating Procedure (SOP) pengamanan pertandingan.

Di akhir pernyataannya, APPI menekankan bahwa tidak boleh ada ruang sedikit pun bagi tindakan kekerasan, intimidasi, maupun vandalisme di kancah sepak bola Indonesia. Seluruh elemen suporter, klub, dan operator diimbau bersinergi agar para pemain bisa pulang kembali ke keluarga mereka dengan selamat.


Editor : Firda Rachmawati