Arsenal vs MU: Ujian Sesungguhnya Setan Merah

ARSENAL bersiap meladeni Manchester United di babak 32 Besar Piala FA, Sabtu (26/1) dini hari WIB. Mereka ditantang tim yang sedang benar-benar on fire.

Arsenal vs MU: Ujian Sesungguhnya Setan Merah

ARSENAL bersiap meladeni Manchester United di babak 32 Besar Piala FA, Sabtu (26/1) dini hari WIB. Mereka ditantang tim yang sedang benar-benar on fire.

Arsenal punya keuntungan besar. Mereka bertarung di bawah dukungan publik Emirates Stadium. Tapi, sang pelatih Unai Emery tetap saja was-was. Sang lawan belum terkalahkan dalam tujuh pertandingan terakhirnya.

"Mereka tim yang berbeda. Pemainnya sama, tapi mereka kini main dengan penampilan yang hebat sekarang," ujar Emery.

Ya, MU telah menjelma jadi klub yang berbeda. Sejak dipecatnya Jose Mourinho, Paul Pogba dan kawan-kawanmengamuk.

Menunjuk Ole Gunnar Solskjaer sebagai pelatih sementara, mereka sudah memenangkan tujuh pertandingan secara beruntun, termasuk kemenangan 1-0 atas Tottenham Hotspur di Wembley.

Emery mengaku menyaksikan penampilan terakhir MU. Setiap pemain Setan Merah, sebutnya, memiliki kepercayaan diri yang tinggi, dengan penampilan yang hebat. "Kini mereka sangat berbahaya," katanya.

Bagi Arsenal, sebut Unai Emery, ini bagus karena mereka membutuhkan ujian yang betul-betul hebat dalam kompetisi ini.

"Manchester United dan kami pernah main di 20 final, kami memenangkan 13 laga dan mereka 12. Bagi kompetisi, ini menjadi pertandingan terbaik," tambahnya.

Selain memperebutkan posisi di babak berikutnya, kemenangan akan membuat mereka makin percaya diri dalam persaingan di Liga Primer.

Arsenal dan Manchester United saat ini sama-sama memiliki 44 poin, tiga poin di belakang Chelsea yang kini menduduki peringkat keempat

Tak hanya itu, duel ini jadi pembuktian dua raja di pentas FA Cup. Pasalnya, kedua tim merupakan pengoleksi gelar terbanyak Piala FA. Arsenal saat ini memiliki 13 gelar Piala FA, sedangkan Manchester United 12 trofi.

Sementara itu gelandang senior MU, Juan Mata mengakui timnya sedang dalam kondisi terbaik untuk memenangi laga di kandang Arsenal. Dia menegaskan, MU takkan pernah puas dengan jumlah kemenangan.

“Untuk memenangkan tujuh pertandingan dari tujuh kesempatan bukanlah tugas yang mudah, jadi kami bangga dan senang dengan apa yang terjadi dalam beberapa minggu terakhir. Tapi kami ingin lebih (memenangkan banyak pertandingan)," tegasnya.

Manajer Ole Gunnar Solskjaer mengaku akan menurunkan banyak pemain inti demi memenangi laga. Termasuk, Marcus Rashford yang sedang dilanda kelelahan.

Rashford menjadi salah satu pemain penting bagi MU di bawah asuhan Solskjaer. Pemain berusia 21 tahun itu selalu mendapatkan kesempatan bermain dalam tujuh laga terakhir.

Tidak heran jika kemudian Rashford mulai mengeluh kekelahan. Apalagi, selama ini dia selalu jadi sasaran tekel para pemain bertahan lawan.

"Dia kelelahan menjelaing akhir laga [melawan Brighton] kerena dia berada di tingkat kerja yang luar bisa," ucap Solskjaer dikutip dari The Sun.

"Saya harus bersikap adil kepada para pemain, saya memang menuntut mereka untuk lebih banyak melakukan sprint dan meneken lawan di posisi tinggi. Itu semua karena kami adalah Manchester United." (bsf)


Editor : inilahkoran