Asep Wahyuwijaya Bakal Geser Anton Sukartono di Kursi DPR?

Hasil quick count Lembaga Study Visi Nusantara Maju pada Pileg DPR 2024, di Dapil Jabar V, Asep Wahyuwijaya bakal geser Anton Sukartono Suratto dari kursi DPR.

Asep Wahyuwijaya Bakal Geser Anton Sukartono di Kursi DPR?
Asep Wahyuwijaya bakal geser Anton Sukartono itu merupakan politisi Partai Nasdem yang dulunya merupakan pengurus teras DPD Partai Demokrat Jabar. Sebelum nyaleg di DPR, dia pun sudah dua periode terpilih sebagai anggota DPRD Jabar. (reza zurifwan)

INILAHKORAN, Bogor - Hasil quick count Lembaga Study Visi Nusantara Maju pada Pileg DPR 2024, di Dapil Jabar V, Asep Wahyuwijaya bakal geser Anton Sukartono Suratto dari kursi DPR.

Padahal, Asep Wahyuwijaya bakal geser Anton Sukartono itu merupakan politisi Partai Nasdem yang dulunya merupakan pengurus teras DPD Partai Demokrat Jabar. Sebelum nyaleg di DPR, dia pun sudah dua periode terpilih sebagai anggota DPRD Jabar.

"Hasil quick count kami, Asep Wahyuwijaya bakal geser Anton Sukartono. Di Dapil Jabar V, Asep Wahyuwijaya terpilih dan Antor Sukartono Suratto tergeser dari kursi DPR," kata Founder Lembaga Study Visi Nusantara Maju Yusfitriadi kepada wartawan, Kamis 22 Februari 2024.

Yusfitriadi menjelaskan terpilihnya Asep Wahyuwijaya selain karena kerja kerasnya dan rekan-rekannya sesama Caleg di Partai Nasdem, juga karena ada efek Pemilihan Presiden (Pilpres).

"Caleg Partai Nasdem, umumnya mendapatkan efek ekor jas pasangan Capres-Cawapres Anies-Muhaimin. Hingga mereka 'pecah telur' karena mengirimkan kader terbaiknya ke Gedung DPR-RI untuk periode 2024-2029," jelas Yusfitriadi.

Mendapatkan hasil quick count atau hitung cepat Lembaga Study Visi Nusantara Maju, Asep Wahyuwijaya mengucapkan rasa syukurnya ke Allah SWT.

"Alhamdulillah, tentunya saya sangat bersyukur kepada Allah Swt yang telah memberikan kesempatan kepada Partai NasDem untuk menerima kepercayaan dan amanah dari masyarakat di Kabupaten Bogor," ucap Asep Wahyuwijaya. 

Ia pun meminta doa dari masyarakat Bumi Tegar Beriman, agar bisa  amanah yang diberikan ini dapat dipertanggungjawabkan dalam kerja politiknya ke depan.

Kang AW, sapaan akrabnya menuturkan hasil quickcount yang dirilis oleh Vinus, melengkapi hasil quickcount dari 3 lembaga survey ternama lainnya yaitu Lembaga Survey Indonesia (LSI), SMRC dan Puspoll Indonesia yang juga melakukan quickcount di Dapil Jabar V atau Kabupaten Bogor.

"Merujuk pada hasil dari quickcount dari seluruh lembaga tersebut semakin menegaskan validitas dan keabsahan bagi Partai NasDem yang dalam Pileg 2024 ini berhasil mencetak sejarah baru dengan menempatkan wakilnya di DPR RI dengan menggeser salah satu wakil dari petahana (incumbent),"  tuturnya.

Aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ini melanjutkan  kenaikan suara yang amat signifikan oleh Partai NasDem di Kabupaten Bogor ini setidaknya ditentukan oleh dua hal. 

Yang pertama karena kepiawaian Surya Paloh sebagai Ketum Partai Nasdem, dalam mengambil 'positioning' politik Partai Nasdem yang jelas dan tegas dengan mengusung Anies Rasyid Baswedan sejak jauh-jauh hari sebagai Capres. 

"Pilihan tersebut sangat cerdas dan tegas ini menjadikan Partai Nasdem sebagai salah satu bandul politik utama dalam konstelasi politik Pilpres yang direspon positif oleh warga. Kedua, kecerdikan jajaran Bappilu DPP dan DPW Partai Nasdem dalam memasang formasi Calegnya, dimana menempatkan saya yang dianggap telah memiliki modal politik dan jejaring relawan serta kekerabatan yang kuat, menyimpan Jora yang memiliki kekuatan modal operasional yang dahsyat serta memposisikan Ramzi yang memiliki modal nama besar yang mewakili kalangan selebriti terbukti menjadi pengungkit utama yang bekerja bahu membahu dengan caleg lainnya untuk mendongkrak suara Partai Nasdem di Kabupaten Bogor," lanjutnya.

Secara rinci, hasil quick count Lembaga Study Visi Nusantara Maju itu menunjukkan kursi pertama diraih Fadli Zon (Partai Gerindra), kursi kedua diraih Ravindra Airlangga (Partai Golkar), kursi ketiga diraih Adian Napitupulu (PDIP), kursi keempat diraih Primus Yustisio (PAN), kursi kelima diraih Asep Wahyuwijaya (Partai Nasdem), kursi keenam diraih Ahmad Ruhiyat (PKS), kursi ketujuh diraih Tommy Kurniawan (PKB), kursi kedelapan diraih Elly Yasin, dan kursi kesembilan diraih antara Mulyadi dengan Merlyn Maysaroh (Partai Gerindra). (reza zurifwan)


Editor : Doni Ramdhani