Asian Games 2026: Indonesia Punya Dua Peluang Emas dari MLBB dan Panjat Tebing
Kontingen Indonesia memiliki peluang meraih medali emas dari final MLBB melawan Myanmar dan panjat tebing speed putra di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Kontingen Indonesia kembali menjalani persaingan di Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Kamis (1/10/2026).
Dua cabang Olahraga menjadi sorotan karena berpeluang menghadirkan medali emas bagi Indonesia, yakni Esports nomor Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) dan Panjat Tebing nomor speed putra.
Di cabang esports, tim MLBB Indonesia dijadwalkan menghadapi Myanmar dalam pertandingan perebutan medali emas mulai pukul 14.00 waktu Jepang atau 12.00 WIB di Aichi Sky Hall.
Tim Indonesia diperkuat Syauki Fauzan Sumarno, Muhammad Affan Wahyudi A, Dalvin Ramadhana Putra, Alexander Owen Marcetami Buhe, Albert Neilsen Iskandar, dan Arif Fudin Dingara Putra.
Final MLBB menjadi salah satu agenda utama Indonesia pada hari ke-13 Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah pertandingan semifinal berlangsung pada Rabu (30/9).
Peluang emas lainnya datang dari panjat tebing nomor speed putra. Aditya Tri Syahria dan Veddriq Leonardo dijadwalkan tampil di Portmesse Nagoya Exhibition Hall 1 mulai pukul 20.06 waktu Jepang atau 18.06 WIB.
Aditya tampil impresif pada babak kualifikasi, Rabu (30/9). Ia mencatat waktu 4,62 detik sekaligus memecahkan rekor Asian Games dan menempati posisi pertama.
Sementara itu, Veddriq Leonardo finis di posisi kelima dengan catatan waktu terbaik 4,78 detik. Keduanya memastikan tiket ke babak perempat final yang kemudian dilanjutkan dengan semifinal dan final pada hari yang sama.
Selain MLBB dan panjat tebing, sejumlah atlet Indonesia juga menjalani pertandingan penting yang dapat membawa mereka menuju perebutan medali.
Dari cabang judo, Dinny Febriany tampil di kelas 57 kilogram putri. Pertandingan dijadwalkan dimulai pukul 09.00 WIB dengan babak 16 besar dan berlanjut ke perempat final, semifinal, repechage, hingga perebutan medali sesuai hasil pertandingan.
Pada kano slalom, Ade Yoan Sutanto tampil di nomor canoe single putra, sedangkan Putu Santhi turun di nomor kayak single putri. Keduanya dijadwalkan menjalani semifinal dan berpeluang melanjutkan ke babak final pada hari yang sama.
Dari panahan, Nurisa Dian Ashrifah menghadapi wakil India pada perempat final nomor compound individu putri. Jika lolos, ia akan melanjutkan perjuangan ke semifinal dan perebutan medali.
Indonesia juga memiliki wakil di cabang menembak melalui nomor 25 meter rapid fire pistol putra. Muhamad Fawwaz Aditia Farrel, Aris Febrianto, dan Dewa Putu Yadi Suteja dijadwalkan mengikuti kualifikasi tahap kedua sebelum melanjutkan ke nomor individu maupun beregu sesuai hasil pertandingan.
Pada gulat gaya Greco-Roman kelas 77 kilogram, Andika Sulaeman menghadapi wakil Filipina pada babak awal. Jalur pertandingan selanjutnya mencakup perempat final, semifinal, repechage, hingga perebutan medali.
Sementara itu, cabang golf juga memainkan putaran kedua nomor individual dan beregu stroke play di Kasugai Country Club East Course.
Tim putri Indonesia diperkuat Kristina Natalia Yoko, Elaine Widjaja, dan Holly Victoria Halim. Sedangkan sektor putra menurunkan Randy Arbenata Mohamad Bintang, Jonathan Wijono, dan Naraajie Emerald Ramadhanputra.
Di cabang bola voli putra, Indonesia dijadwalkan bertanding mulai pukul 17.00 WIB dalam laga klasifikasi. Sementara itu, pasangan bola voli pantai putra Bintang Akbar dan Sofyan Rachman Efendi dijadwalkan tampil di semifinal mulai pukul 13.00 WIB menghadapi wakil tuan rumah Jepang.
Di Shizuoka, pembalap sepeda Bernard Benyamin Van Aert tampil dalam nomor omnium putra yang terdiri atas empat rangkaian lomba, yakni scratch race, tempo race, elimination, dan points race.
Sedangkan di cabang hoki, Indonesia menghadapi Oman dalam pertandingan klasifikasi untuk menentukan posisi akhir.
Dengan sejumlah pertandingan memasuki babak semifinal hingga final, Kamis (1/10/2026) menjadi salah satu hari penting bagi kontingen Indonesia dalam perjuangan menambah perolehan medali di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.***
Editor : JakaPermana

