Atalanta vs Valencia, Penantang Lantang
TAK ada yang menjagokan Atalanta melaju jauh di panggung Liga Champions musim ini. Tapi, mereka sudah sampai fase knockout. La Dea (sang dewi) kini hanya ingin terus melaju.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
TAK ada yang menjagokan Atalanta melaju jauh di panggung Liga Champions musim ini. Tapi, mereka sudah sampai fase knockout. La Dea (sang dewi) kini hanya ingin terus melaju.
Atalanta adalah kuda hitam di tengah himpitan para raksasa. Mereka yang paling tak berpengalaman. Maka wajar, menyebut skuat besutan Gian Piero Gasperini ini sebagai skuat bau kencur di kancah tertinggi Eropa.
Ya, Atalanta memang baru pertama kali tampil di Liga Champions. Tapi mereka mampu membuat kejutan-kejutan besar. Mereka lolos ke babak 16 besar mendampingi raksasa Liga Primer Inggris, Manchester City.
Kini Atalanta sudah ditunggu sang lawan di babak 16 besar. Adalah Valencia yang siap menjegal langkah mereka. Leg pertama berlangsung di kandang sendiri, Giuseppe Meazza, Milan, Kamis (20/2) dini hari WIB.
"Valencia adalah lawan yang tangguh, kami memiliki kesempatan untuk menulis halaman baru di buku-buku sejarah Atalanta dan itu akan menjadi mimpi untuk lolos ke perempat final Liga Champions," kata pelatih Atalanta, Gian Piero Gasperini.
Gasperini menyebut timnya secara kualitas tak kalah hebat ketimbang Valencia. Maka dari itu, eks pelatih Inter Milan ini berani menyebut duel nanti akan sangat seimbang.
"Jika kami berjumpa Barcelona atau Liverpool, vonis akan disegel [Atalanta bukan unggulan], tetapi dengan Valencia, saya katakan itu 50-50," sambungnya.
Demi poin sempurna, Gasperini diprediksi akan mengusung formasi andalannya 3-4-1-2. Tiga bek menjadi milik Rafael Toloi, Luis Palomino, dan Berat Djimsiti. Lalu, empat gelandang ditempati: Hans Hateboer, Marten de Roon, Mario Pasalic, dan Robin Gosens.
Tiga pemain depan bisa bergerak sangat fleksibel. Josip Ilicic, Alejandro Gomez dan Duvan Zapata saling bertukar posisi.
Josip Ilicic bisa bermain di belakang penyerang, tetapi dia juga bisa menjadi penyerang tengah. Gasperini juga masih punya sosok Luis Muriel di lini depan.
Atalanta cukup kuat dalam memanfaatkan bola mati, tendangan jarak jauh, serangan balik, dan mental untuk mengejar ketika klub dalam kondisi tertinggal. Semua pemain bisa mencetak gol!
Di Liga Champions, dari delapan gol yang sudah dicetak Atalanta, ada enam pemain berbeda yang menyumbang gol. Mario Pasalic menjadi penyumbang gol terbanyak dengan dua gol.
Gasperini yakin, timnya akan benar-benar memanfaatkan kesempatan untuk melaju jauh di Liga Champions. Dimulai, dengan menyingkirkan Valencia.
"Melaju terus di Liga Champions lagi akan seperti memenangkan Scudetto untuk kita," tandasnya.
Sementara itu Pelatih Valencia Albert Celades benar-benar mewaspadai Atalanta. Dia menyebut La Dea-julukan Atalanta- sudah benar-benar matang dari sisi taktik permainan.
"Mereka menembus babak 16 besar dengan kemenangan besar di markas Shakhtar Donetsk. Mereka memiliki pelatih yang sama sejak lama, dengan taktik yang sama. Mereka mengalami tahun yang hebat," ujar eks penggawa Barcelona ini.
Celades menyinggung beberapa nama andalan kubu lawan. Ada Papu Gomez dan juga Luis Muriel. Pada intinya, menurut Celades, pihaknya harus mencari informasi sebanyak mungkin tentan Atalanta.
"Ini pertama kalinya mereka di Liga Champions, dan mampu menembus babak sistem gugur. Mereka Luar biasa dan kami harus waspada," pungkasnya. (bsf)
LIMA LAGA TERAKHIR ATALANTA
21-01-2020 Atalanta 1-2 SPAL (Serie A)
26-01-2020 Torino 0-7 Atalanta (Serie A)
02-02-2020 Atalanta 2-2 Genoa (Serie A)
08-02-2020 Fiorentina 1-2 Atalanta (Serie A)
16-02-2020 Atalanta 2-1 Roma (Serie A)
LIMA LAGA TERAKHIR VALENCIA
30-01-2020 Leonesa 0-0 Valencia (Copa del Rey)
02-02-2020 Valencia 1-0 Celta (La Liga)
05-02-2020 Granada 2-1 Valencia (Copa del Rey)
08-02-2020 Getafe 3-0 Valencia (La Liga)
15-02-2020 Valencia 2-2 Atletico (La Liga)
PRAKIRAAN PEMAIN
Atalanta (3-4-3)
Gollini (GK) Toloi, Palomino, Djimsiti (B) Hateboer, de Roon, Freuler, Gosens (T) Gomez, Ilicic; Zapata (D)
Pelatih: Gian Piero Gasperini
Valencia (4-2-3-1)
Domenech (GK) Gaya, Diakhaby, Mangala, Wass (B) Parejo, Coquelin (cdm) Torres, Soler, Gomez (T) Rodrigo (D)
Pelatih: Albert Celades
Editor : Bsafaat

