Avan Seputra Tinggalkan Klub Basket Satria Muda Bandung

Avan Seputra resmi meninggalkan Satria Muda Bandung meski sudah 13 tahun membela tim yang sebelumnya bermarkas di Jakarta ini. 

Avan Seputra Tinggalkan Klub Basket Satria Muda Bandung
Avan Seputra bergabung dengan Satria Muda tepat pada 25 September 2012 lalu. Di tahun pertamanya, dia mengenakan nomor punggung 25. (istimewa)

INILAHKORAN, Bandung - Avan Seputra resmi meninggalkan Satria Muda Bandung meski sudah 13 tahun membela tim yang sebelumnya bermarkas di Jakarta ini. 

Avan Seputra bergabung dengan Satria Muda tepat pada 25 September 2012 lalu. Di tahun pertamanya, dia mengenakan nomor punggung 25.

Avan Seputra pun tumbuh menjadi salah seorang pemain yang paling konsisten setelah lulus dari IPH Surabaya. Hingga akhirnya dia mendapatkan kesempatan untuk membela Timnas Indonesia U-18 bersama Kevin Yonas, Kristian Liem, hingga Laurentius Steven Oei.

Avan Seputra juga menjadi bagian dari Satria Muda di berbagai era dan generasi. Mulai dari NBL 2015 (Juara), Final 2017, IBL 2018 (Juara), IBL 2021 (Juara), hingga IBL 2022 (Juara). 

Lalu pada 2019, Avan kembali dipanggil untuk memperkuat Tim Nasional Indonesia di SEA Games Filipina. Di tahun 2024, dia mengikuti program pengembangan atlet di Houston, Texas, sebelum kembali ke Satria Muda dan masuk dalam persiapan Tim Nasional menuju SEA Games 2025 di Thailand.

Keberadaannya selama lebih dari satu dekade membuat Avan dikenal sebagai one man club, sosok yang tumbuh, berkembang, dan berkontribusi konsisten sejak hari pertama hingga hari terakhirnya di klub.

Di musim ini, Avan juga mencatatkan performa yang baik saat melawan Bali United Basketball di Britama Arena, Jakarta. Dia meraih top score tim dengan 21 poin dalam 20 menit 11 detik. 

Lantas dia masuk buku rekor IBL setelah mencetak tujuh dari tujuh three point ditambah satu assist, satu steal, tanpa turn overs. Performa tersebut menegaskan bahwa kualitas dan ketajamannya tetap terjaga, sekaligus menunjukkan kematangan Avan sebagai pemain senior.

Meski demikian, Avan menyatakan berpisah dengan Satria Muda Bandung. Menurutnya banyak kenangan yang tidak bisa dilupakan selama 13 tahun ini. 

“Selama 13 tahun bersama Satria Muda, kami selalu bertemu di titik tengah dan menjalani perjalanan yang luar biasa. Kini saatnya saya berpisah, tetapi hubungan kekeluargaan dan persahabatan tetap terjaga,” ungkap Avan, Selasa, 18 November 2025.

Avan mengucapkan rasa syukurnya atas pengalamannya bermain dan membela Satria Muda. Dia berharap tim yang kini bermarkas di Bandung ini terus menjadi klub dengan standar tinggi dan menghasilkan para pemain berbakat.

“Kita mungkin bertemu sebagai lawan musim depan, tapi menurut saya itulah indahnya dunia basket, kadang lawan tapi untuk Satria Muda saya selalu kawan,” katanya.

Sementara itu, Pelatih kepala Satria Muda Bandung, Youbel Sondakh mengatakan bahwa Avan adalah salah seorang pemain yang tumbuh besar bersama tim. 

“Kami tentu sedih atas perpisahan ini karena ia bagian penting dari identitas tim, tetapi dalam waktu yang sama kami berterima kasih melihat kerja keras dan komitmen yang Ia tunjukkan selama bertahun-tahun. Kepergiannya menyisakan rasa sedih, namun kami mendukung penuh langkah baru dalam kariernya,” ucap Youbel.

Ungkapan yang sama dilontarkan Managing Director Satria Muda Pertamina Bandung, Ronaldo “Dodo” Sitepu. Menurutnya Avan merupakan pemain yang sudah memberikan dampak positif untuk tim. 

“Saya kenal Avan dari masa-masa awalnya yang masih manja dan susah diberi tahu, sampai hari ini ia menjadi pemain yang matang, disiplin, dan sangat tekun menjalani setiap proses. Dia pekerja keras, tidak neko-neko, dekat dengan keluarga, dan lucunya takut kucing. Harapan saya, meski pindah tim, Avan tetap menunjukkan standar kemampuan dan mentalitas seorang pemain Satria Muda di tempat barunya. Good luck, Van,” kata Dodo.


Editor : Doni Ramdhani