Bahas Masa Depan K-Pop, TWICE Bertemu dengan Presiden Korea Lee Jae Myung
TWICE bertemu Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung untuk membahas masa depan K-Pop.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - TWICE telah kembali membuat penggenarnya bangga atas prestasi mereka untuk budaya Korea.
TWICE sekali lagi mengukuhkan gelar mereka sebagai "Nation's Girl Group" setelah bergabung dengan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung dalam siaran khusus untuk membahas Masa depan global k-Pop.
Pada hari Rabu, 20 Agustus 2025, Arirang TV menayangkan k-Pop: The Next Chapter, yang menampilkan Jihyo dan Jeongyeon TWICE, bersama dengan sutradara 'KPop Demon Hunters' Maggie Kang dan produser DJ R.Tee.
Kantor kepresidenan menjelaskan, “program ini dirancang untuk merefleksikan pengaruh global k-Pop dan mengeksplorasi peluang untuk Masa depan, dengan mempertemukan tokoh-tokoh penting di industri untuk berbagi visi dan ide.”
Bagi ONCE (penggemar TWICE), penampilan ini sungguh simbolis. Banyak yang merayakannya sebagai bukti perjalanan TWICE dari debut hingga menjadi ikon budaya yang diakui di tingkat nasional tertinggi.
Penggemar lain menegaskan kembali status mereka sebagai “Grup Gadis Nasional”: "Inilah grup perempuan bangsa kita."
"TWICE tidak hanya mendapatkan gelar Nation's GG—mereka mendefinisikan artinya," "Angka bisa dimanipulasi, tapi pengaruh tidak. Jejak budaya TWICE sungguh luar biasa."
Ini bukan pertama kalinya TWICE menerima pengakuan resmi dari pemerintah. Pada tahun 2019, grup ini dianugerahi Penghargaan Budaya Hallyu oleh Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata atas kontribusi mereka dalam menyebarkan Gelombang Korea di Jepang.
Yang terbaru, TWICE menjadi berita utama dengan penampilan mereka selama 90 menit, 21 lagu di Lollapalooza Chicago 2025, yang semakin membuktikan status mereka yang tak tertandingi dalam k-Pop global.
Saat Korea berupaya memperkuat kekuatan lunaknya sebagai pusat budaya kelima di dunia, pertemuan TWICE dengan Presiden tidak hanya menggarisbawahi kesuksesan mereka tetapi juga peran mereka sebagai duta budaya yang membentuk era k-Pop berikutnya.***
Editor : Irma Nurfajri

