Bahkan, Pendukung Arsenal Pun Angkat Topi Lucas Moura
Pendukung Tottenham Hotspur dan Arsenal itu ibarat pendukung Jokowi dan Prabowo. Tapi, Lucas Moura membuat semuanya angkat topi.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Amsterdam – Pendukung Tottenham Hotspur dan Arsenal itu ibarat pendukung Jokowi dan Prabowo. Tapi, Lucas Moura membuat semuanya angkat topi.
Lucas Moura menjadi bintang Tottenham Hotspur melaju ke final Liga Champions untuk pertama kalinya. Dia menyarangkan trigol ke gawang Ajax Amsterdam, membawa kemenangan Hotspur 3-2 atas tuan rumah.
Semua berlangsung dramatis. Ajax menang 1-0 pada laga perdana di kandang Hotspur. Di Stadion Johan Cruyff, Ajax pun unggul 2-0 di babak pertama. Tapi, babak kedua adalah pentas Lucas Moura.
Dia mencetak dua gol dalam selisih empat menit, menit ke-55 dan 59. Ketika waktu normal 90 menit habis, Hotspur masih ketinggalan agregat. Tapi, enam menit memasuki waktu tambahan, penyerang Brasil itu mencetak gol yang ditunggu-tunggu.
Tak urung, aksi Lucas Moura mengundang puja-puji. Tak kurang dari fans Arsenal memuji aksi Lucas Moura, termasuk Tottenham Hotspur. Padahal, sebagai sesama klub London Utara, keduanya adalah musuh bebuyutan. Selalu bersaing, selalu bertentangan, seperti pendukung Jokowi dan Prabowo, tapi dengan rentang waktu lebih lama, puluhan tahun.
Salah seorang pendukung Arsenal, pemilik akun Twitter @Platinum_mb menulis pujiannya terhadap laga ini. “Musim Liga Champions paling dramatis yang pernah ada. Kita bisa membayangkan Pochettino menangis. Selamat untuk Tottenham, selamat untuk Liverpool. Ajax, kalian sudah berusaha. Lucas Moura. Angkat topi,” tulisnya.
Fans lainnya, @nyannthierry menyebut Lucas Moura kini jadi legenda di Tottenham Hotspur. “Lucas Moura tak hanya membuatnya jadi legenda di Tottenham. Namanya akan selalu ada di antara bibir fans Spurs. Bertahun-tahun ke depan,” katanya.
Pemilik akun lain menyamakan Lucas Moura dengan pahlawan Liverpool sebelumnya, Divock Origi dan Gini Wijnaldum. “Lucas Moura. Divock Origi dan Gini Wijnaldum tak pernah jadi starter di laga pertama perempat final Liga Champions. Di antara mereka, tercipta tujuh gol di laga kedua semifinal,” kicau pemilik akun @RichJolly.
Editor : Zulfirman

