Bandara Soekarno Hatta Cetak Kinerja Positif di Tengah Pandemi

Di tengah pandemi Covid-19, PT Angkasa Pura (AP) II konsisten menjaga operasional Bandara Soekarno Hatta untuk mencetak kinerja positif.

Bandara Soekarno Hatta Cetak Kinerja Positif di Tengah Pandemi
Bandara Soekarno Hatta berhasil mencetak kinerja positif di tengah pandemi.

INILAHKORAN, Bandung - Di tengah pandemi Covid-19, PT Angkasa Pura (AP) II konsisten menjaga operasional Bandara Soekarno Hatta untuk mencetak kinerja positif.

President Director of AP II Muhammad Awaluddin mengatakan, sejalan dengan trafik yang berangsur pulih, Bandara Soekarno Hatta di tengah pandemi ini telah mencetak kinerja positif.

“Bandara Soekarno Hatta per kuartal IV/2021 telah mampu membukukan operating cash flow yang positif. Hasil kinerja positif itu artinya hasil yang didapat dari operasional bandara lebih tinggi dibandingkan dengan biaya operasional,” kata Muhammad Awaluddin dalam rilis yang diterima, Minggu 12 Desember 2021.

Baca Juga: Bandara Soekarno-Hatta Buka Layanan Tes Covid-19 untuk Umum, Ini Daftar Harganya

Sejalan dengan itu, Bandara Soekarno Hatta juga sudah mencetak Earning Before Interest Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) yang positif.

“Indikator-indikator ini menunjukkan baiknya kinerja Bandara Soekarno Hatta di tengah pandemi, dan akan sangat mendukung kinerja AP II secara menyeluruh sehingga kami dapat selalu menjaga konektivitas udara Indonesia,” jelasnya.

Menuruntya, upaya menjaga ketangguhan operasional Bandara Soekarno Hatta juga tidak lepas dari program optimalisasi belanja modal (capex optimization). Lewat capex optimization, belanja modal perseroan dikonsentrasikan untuk aspek meningkatkan aspek pelayanan, keselamatan dan keamanan.

Sepanjang Januari-September 2021, pagu capex yang disiapkan AP II untuk pelayanan, keselamatan dan keamanan bandara serta operasional penerbangan untuk 20 bandara yang dikelola perseroan tercatat sekitar Rp452 miliar.

Baca Juga: Dampak Pandemi Covid-19, Operasional Bus Damri Bandara Soekarno-Hatta Dihentikan Total

“Melalui capex optimization, AP II fokus pada pelayanan, keselamatan dan keamanan. Sebagian besar capex ini digunakan untuk Bandara Soekarno-Hatta guna mendukung operasional 24 jam dan melayani berbagai jenis penerbangan,” jelasnya.

Dari pagu capex Rp452 miliar itu, sebesar Rp29,25 miliar disiapkan untuk keselamatan dan keamanan bandara (6 program), lalu keselamatan dan keamanan operasional penerbangan sebesar Rp389,38 miliar (17 program), serta pelayanan penumpang dan kargo Rp34,1 miliar (6 program).

Adapun contoh dari program keselamatan dan keamanan bandara dan operasional penerbangan semisal peningkatan daya dukung fasilitas pergerakan runway di bandara-bandara, serta peningkatan fasilitas penerangan di terminal penumpang.

Baca Juga: Angkasa Pura II Pastikan Bandara Husein Aman Mengoperasikan Penerbangan

Sedangkan, contoh dari program pelayanan penumpang dan kargo adalah optimalisasi area terminal seperti di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta serta relayout dan perluasan terminal penumpang di Bandara Sultan Iskandar Muda.

Bandara terbesar dan tersibuk di Indonesia ini selalu beroperasi 24 jam setiap hari dengan memenuhi regulasi penanganan Covid-19 dan menerapkan protokol kesehatan yang berlaku di dalam negeri serta sesuai standar global.

“Rasio pemulihan penerbangan di Bandara Soekarno Hatta pada Kuartal IV/2021 sudah berkisar 68% hingga 70%. Artinya, kondisi trafik penerbangan saat ini sudah mencapai 68-70% dari kondisi sebelum adanya pandemi yakni pada 2019,” ujarnya. (Doni Ramdhani)


Editor : inilahkoran