Bandung, Kiblat Industri Kreatif Indonesia

Kota Bandung dipandang Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Faisal Abdullah menjadi salah satu kiblat industri kreatif di Indonesia.

Bandung, Kiblat Industri Kreatif Indonesia
Foto: Yogo Triastopo

INILAH, Bandung - Kota Bandung dipandang Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Faisal Abdullah menjadi salah satu kiblat industri kreatif di Indonesia.

"Bandung merupakan salah satu kota industri kreatif dengan banyak memunculkan beragam produk kreatif, seperti fesyen, kuliner, dan masih banyak lainnya," kata Faisal di Bandung, Rabu (1/5/2019).

Dia mencontohkan salah satunya dalam produk makanan yakni pisang ijo. Bahan utama pisang yang dibalut dengan adonan tepung berwarna hijau itu mampu dibuat sedemikian rupa.

"Walau (pisang ijo) bukan asli Bandung, namun diolah dengan kreativitas dan menjadi makanan yang modern juga menarik, sehingga bisa dinikmati oleh masyarakat luas di Indonesia," ucapnya.

Kreativitas lainnya, disebut dia juga hadir di bidang pertanian yang disinergikan dengan teknologi industri. Hasilnya, muncul perusahaan rintisan yang menampung para petani.

"Hasil rempah-rempah ini diolah menjadi bumbu atau obat yang dibantu perkembangan teknologi. Nah, hal baru ini sudah mulai di Bandung dengan Digital Innovation Longe yang diinisiasi Telkom," ujarnya.

Di bagian lain, Faisal mengaku Kemenpora pada tahun ini melakukan survey serta pemetaan kreativitas pemuda di seluruh Tanah Air untuk menyamakan persepsi pusat dan kewilayahan.

Sebab, berbagai produk-produk kreatif hasil para pemuda-pemudi Indonesia tentu membutuhkan tempat khusus agar mendapat perlindungan hukum yang jelas.

"Tidak hanya berdampak positif bagi industri kreatif, tapi juga ada perlindungan hukum akan produk-produk kreatif mereka. Kemudian mewadahi minat para pemuda yang berubah menjadi hobi," tandasnya. (Yogo Triastopo)


Editor : Doni Ramdhani