Bandung Masuk Era Taksi Listrik, 50 Unit e-Bluebird Resmi Beroperasi Jelang Ramadan
Transformasi transportasi ramah lingkungan resmi dimulai di Kota Bandung. Bluebird Group menghadirkan 50 unit taksi listrik e-Bluebird berbasis BYD e6.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Transformasi transportasi ramah lingkungan resmi dimulai di Kota Bandung. Bluebird Group menghadirkan 50 unit Taksi Listrik e-Bluebird berbasis BYD e6, menandai babak baru mobilitas berkelanjutan di Jawa Barat, tepat menjelang lonjakan perjalanan Ramadan dan Lebaran 2026.
Layanan e-Bluebird dapat diakses melalui call center, aplikasi MyBluebird, serta pangkalan strategis seperti Stasiun Bandung, Stasiun KCJB Padalarang dan Tegalluar, Mal Paris Van Java (PVJ), Paskal 23 Trans, Studio Mall Bandung, Summarecon Mall Bandung, hingga Cititrans Dipati Ukur.
General Manager Bluebird Group Bandung, Ken Edithya menegaskan, peluncuran armada listrik ini merupakan bagian dari transformasi layanan di Kota Kembang.
“Kami ingin menjawab kebutuhan mobilitas perkotaan yang semakin dinamis, khususnya dalam mendukung pengalaman mobilitas masyarakat Bandung yang lebih tenang selama bulan Ramadan, tanpa khawatir soal kemacetan dan parkir yang terbatas. Kami berharap layanan ini dapat menjadi pilihan untuk berbagai perjalanan dengan akses yang mudah di berbagai titik aktivitas masyarakat,” ujar Ken dalam keterangannya, Kamis 12 Februari 2026.
Dukungan terhadap kehadiran taksi listrik juga datang dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat, Agus Didik Suseno menilai, langkah ini sejalan dengan penguatan ekosistem kendaraan listrik di daerah.
“Armada ini menjadi bagian dari solusi mobilitas harian masyarakat Bandung yang lebih bersih, efisien, dan berkelanjutan. Sinergi antara pemerintah dan pelaku industri transportasi penting untuk membangun ekosistem kendaraan listrik secara bertahap dan terukur, menghadirkan layanan transportasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat," ucapnya.
Tak hanya berdampak pada sektor transportasi, kehadiran e-Bluebird juga dinilai memperkuat daya saing pariwisata Bandung.
Ketua Tim Promosi Pariwisata Disbudpar Kota Bandung, Andika Indra, menekankan pentingnya akses mobilitas dalam mendukung citra kota wisata modern.
“Kehadiran taksi listrik Bluebird mendukung Bandung sebagai tujuan wisata yang modern. Akses mobilitas yang andal menjadi faktor penting dalam menghadirkan pengalaman wisata yang nyaman dan berkelanjutan, khususnya dalam menjangkau destinasi budaya, kuliner, dan kawasan ekonomi kreatif, terutama saat lonjakan kunjungan di musim liburan dan Ramadan,” tambah Andika.
Secara operasional, Bluebird memperkuat kesiapan layanan selama Ramadan dan Lebaran melalui ekosistem Bluebird, Goldenbird, Bigbird, dan Cititrans dengan total lebih dari 700 armada.
Pada periode Ramadan, layanan reguler banyak dimanfaatkan untuk berbuka puasa, ziarah, dan silaturahmi. Goldenbird dan Cititrans melayani perjalanan antar kota, sementara Bigbird mengakomodasi kebutuhan rombongan dan keluarga besar.
Data 2025 menunjukkan Bandung mencatat pertumbuhan transaksi Bluebird tertinggi dibanding kota lain, dengan lonjakan 37 persen dibandingkan periode sebelum Ramadan. Angka ini menjadi indikator kuat meningkatnya kebutuhan transportasi yang aman, nyaman, dan dapat diandalkan selama musim libur panjang.
Dengan hadirnya 50 taksi listrik pertama di Bandung, Bluebird menegaskan komitmen pada mobilitas berkelanjutan sekaligus memperkuat kesiapan menghadapi puncak arus perjalanan Ramadan dan Lebaran 2026. Kota Bandung pun resmi memasuki era baru transportasi rendah emisi.***
Editor : JakaPermana

