Unpas Career Expo 2026 Buka 2.269 Lowongan, Fresh Graduate Diminta Asah Kompetensi

Unpas Career Expo 2026 menghadirkan 2.269 lowongan dari 29 perusahaan. Disnakertrans Jabar mengingatkan fresh graduate agar mengasah kompetensi dan soft skill.

Unpas Career Expo 2026 Buka 2.269 Lowongan, Fresh Graduate Diminta Asah Kompetensi
Situasi Job Fair Unpas di Setiabudi Bandung, Sabtu (7/11/2026). ANTARA

INILAHKORAN.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat mengingatkan para pencari kerja dan lulusan baru (fresh graduate) agar tidak hanya mengandalkan ijazah akademik di tengah ketatnya persaingan dunia kerja.

Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Tenaga Kerja serta Transmigrasi Disnakertrans Jabar Hendra Kusuma Sumantri mengatakan, pencari kerja perlu memiliki kompetensi industri, kedisiplinan, kemampuan komunikasi, sertifikasi keahlian, hingga penguasaan bahasa asing.

Menurutnya, keterampilan tersebut menjadi bekal penting agar pencari kerja mampu bersaing dan memenuhi kebutuhan perusahaan.

"Jangan hanya menunggu lowongan pekerjaan. Para pencari kerja harus terus mengasah kompetensi dan soft skill, membangun jejaring, serta aktif mencari peluang. Manfaatkan berbagai platform dan kegiatan career expo untuk menemukan jalan menuju dunia kerja. Keaktifan meningkatkan keterampilan sangat dibutuhkan untuk menembus pasar kerja saat ini," kata Hendra di sela pembukaan Unpas Career Expo 2026 di Bandung, seperti dikutip dari Antara, Sabtu (7/11/2026).

Hendra mengapresiasi penyelenggaraan bursa kerja yang menawarkan sebanyak 2.269 lowongan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini mampu memperkuat kolaborasi strategis antara perguruan tinggi, dunia usaha, alumni, dan pemerintah dalam memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat.

"Kami mengapresiasi dan memberikan penghargaan kepada Unpas. Kegiatan ini menjadi kesempatan yang tepat bagi para pencari kerja untuk bertemu langsung dengan perusahaan," ujar Hendra.

Unpas Career Expo 2026 Tawarkan 2.269 Lowongan

Bursa kerja Unpas yang mengusung tema "Find Your Job, Find Your Way" ini menyediakan 2.269 peluang kerja yang terbagi dalam 104 formasi jabatan dari 29 perusahaan berskala nasional maupun internasional.

Lowongan tersebut mencakup sejumlah sektor, mulai dari perbankan, teknologi, manufaktur, hingga industri kreatif. Kegiatan ini juga melibatkan 10 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan Pasundan.

Ketua Divisi Career Development Center (CDC) Unpas sekaligus Ketua Panitia Unpas Career Expo 2026 Dewi Yuliati Indah bersama Sekretaris CDC Unpas Dini Nadila menjelaskan, bursa kerja yang terbuka bagi lulusan perguruan tinggi dan masyarakat umum tersebut dirancang untuk menjembatani komunikasi langsung antara pencari kerja dan perusahaan.

"Melalui career expo ini, kami ingin memberikan kesempatan kepada para pencari kerja untuk berkomunikasi langsung, membangun jejaring, dan menemukan peluang karier. Kami juga ingin menjadi wadah bagi perusahaan untuk mendapatkan talenta unggul yang berkarakter dan siap bekerja," ujar Dewi.

Untuk menjamin keamanan dan kepastian bagi para pelamar, pelaksanaan kegiatan ini turut menggandeng Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI, Disnakertrans Jabar, Disnaker Kota Bandung, Ikatan Alumni Universitas Pasundan (IKA Unpas), serta sejumlah organisasi mahasiswa.

Panitia berharap jumlah peserta dapat melampaui 3.000 orang. Alumni, fresh graduate, dan masyarakat umum pun diajak memanfaatkan kesempatan tersebut.

"Kami berharap jumlah peserta bisa melampaui 3.000 orang. Kami mengajak alumni, fresh graduate, dan masyarakat umum memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Perusahaan yang hadir telah melalui proses verifikasi legalitas bersama pemerintah dan instansi terkait," katanya.

Unpas Dorong Lulusan Siap Memasuki Dunia Kerja

Wakil Rektor Bidang Pembelajaran dan Kemahasiswaan Unpas Cartono mengatakan, Unpas Career Expo merupakan agenda rutin tahunan yang menjadi bagian dari komitmen kampus dalam mendampingi mahasiswa memasuki dunia kerja.

Menurutnya, lulusan baru kerap menghadapi kendala berupa minimnya pengalaman dan rekam jejak profesional. Karena itu, kampus berupaya memfasilitasi pertemuan antara perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja dan para pencari kerja.

"Ini merupakan kegiatan rutin tahunan Unpas. Fungsi utamanya menghubungkan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja dengan para pencari kerja. Ini juga menjadi wujud komitmen institusi bahwa kami tidak hanya berfokus pada penerimaan mahasiswa baru dan proses pembelajaran, tetapi juga mendorong lulusan agar siap memasuki dunia kerja," ujarnya.

Untuk meningkatkan kesiapan lulusan, Unpas juga mendorong mahasiswa mengikuti berbagai kegiatan pengembangan akademik maupun nonakademik agar dapat mengenal budaya kerja sejak dini.

"Kami ingin Unpas menjadi taman yang subur bagi mahasiswa untuk menemukan dan mengembangkan minat serta bakatnya. Mereka tidak hanya mendapatkan bekal akademik, tetapi juga pengalaman melalui berbagai kegiatan kemahasiswaan, magang, riset, KKN tematik, dan kerja praktik," katanya.

Selain menghadirkan mitra perusahaan, Unpas Career Expo 2026 juga diisi dengan pembekalan strategi melamar pekerjaan, penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Unpas, perusahaan mitra, dan Disnakertrans Jabar.

Kegiatan tersebut turut menghadirkan diskusi bersama Ketua IKA Unpas Euis Mulyati, Hendra Kusuma Sumantri, serta Protokoler DPRD Jawa Barat Nurul Intan Krisnayanti.

Cartono menegaskan, bursa kerja tersebut tidak hanya membantu pencari kerja menemukan perusahaan yang membutuhkan tenaga baru, tetapi juga memberikan pemahaman mengenai strategi mencari pekerjaan dan aktivitas di lingkungan kerja.

"Melalui job fair ini, kami membantu menyediakan mitra perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja baru. Kami juga memberikan pemahaman tentang strategi mencari pekerjaan dan bagaimana beraktivitas di tempat kerja agar soft skill dan hard skill lulusan dapat teraktualisasi dengan baik. Dengan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki, mereka bisa berkontribusi bagi diri sendiri, bangsa, dan negara. Saya juga mengajak seluruh alumni Unpas untuk hadir dan memanfaatkan Job Fair ini," kata Cartono.


Editor : Ahmad Sayuti