Nyari Gawe Diminati Publik, 295.559 Pencari Kerja dan 266 Perusahaan Sudah Bergabung

Platform pencarian kerja Nyari Gawe milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat menunjukkan respons positif dari masyarakat dan dunia usaha. Baru berjalan sekitar empat bulan sejak dirilis pada Oktober 2025, jumlah pengguna yang bergabung terus meningkat signifikan.

Nyari Gawe Diminati Publik, 295.559 Pencari Kerja dan 266 Perusahaan Sudah Bergabung
ilustrasi/net

INILAHKORAN.ID – Platform pencarian kerja Nyari Gawe milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat menunjukkan respons positif dari masyarakat dan dunia usaha. Baru berjalan sekitar empat bulan sejak dirilis pada Oktober 2025, jumlah pengguna yang bergabung terus meningkat signifikan.

Berdasarkan data per 15 Januari 2026, tercatat 295.559 pencari kerja telah mendaftarkan diri di platform Nyari Gawe. Angka ini mencerminkan tingginya kebutuhan publik terhadap akses informasi lowongan kerja yang mudah, cepat, dan gratis.

Kepala Bidang Penempatan, Perluasan Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Pentatrans) Disnakertrans Jawa Barat, Hendra Kusuma Sumantri, menilai capaian tersebut menjadi indikator kuat bahwa kehadiran Nyari Gawe menjawab persoalan klasik ketenagakerjaan di Jawa Barat.

Tak hanya dari sisi pencari kerja, partisipasi industri juga mulai tumbuh. Hingga pertengahan Januari, sebanyak 266 perusahaan tercatat telah bergabung dan aktif menyampaikan kebutuhan tenaga kerja melalui platform tersebut.

“Jadi Alhamdulillah, untuk lowongan pekerjaan tersedia ada sekitar 9.191,” ujar Hendra saat dihubungi INILAHKORAN.ID, Minggu 18 Januari 2026.

Menurutnya, angka tersebut masih berpotensi terus bertambah seiring meningkatnya kepercayaan industri terhadap Nyari Gawe sebagai kanal resmi rekrutmen tenaga kerja di Jawa Barat.

Disnakertrans Jabar pun berharap semakin banyak perusahaan memanfaatkan platform ini agar pilihan lowongan kerja bagi masyarakat semakin luas dan beragam.

“Jadi, menurut saya ini cukup signifikan dan mudah-mudahan dari waktu ke waktu, ini bisa lebih banyak lowongan pekerjaan yang disampaikan dan tentunya banyak pekerja yang mendaftarkan pekerjaannya,” ucapnya.

Lebih jauh, optimalisasi Nyari Gawe juga diarahkan untuk mendukung upaya pemerintah daerah dalam menekan tingkat pengangguran terbuka (TPT) Jawa Barat yang saat ini masih berada di angka 6,77 persen. 


Editor : JakaPermana