Bandung Perkuat Fiskal Daerah

Bandung Perkuat Fiskal Daerah
TARGET PAD: Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menargetkan pendapatan daerah mencapai Rp7,46 triliun dalam rancangan APBD 2027.(iNILAH/YOGO TRIASTOPO)

INILAH, Bandung - Angka Rp7,46 triliun menjadi target yang ingin dicapai Pemerintah Kota Bandung pada 2027. Di balik angka itu, ada upaya memperkuat kemampuan keuangan daerah agar pembangunan dan pelayanan publik tidak hanya bergantung pada ruang fiskal yang terbatas.

Target pendapatan daerah tersebut tercantum dalam rancangan APBD 2027. Nilainya meningkat 3,74 persen dibandingkan target pendapatan dalam APBD Kota Bandung 2026.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan meminta peningkatan itu tidak berhenti sebagai angka dalam dokumen anggaran. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bandung didorong lebih agresif mencari dan mengembangkan sumber pendapatan asli daerah (PAD).

"Saya meminta Bapenda terus kreatif, dan agresif mencari berbagai macam bentuk peningkatan pendapatan asli daerah," kata Farhan, Selasa (22/9).

Bagi pemerintah kota, PAD menjadi salah satu fondasi penting dalam memperkuat kemampuan fiskal. Semakin besar pendapatan yang dapat dihimpun dari sumber-sumber daerah, semakin luas pula ruang yang tersedia untuk membiayai pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

Karena itu, Farhan meminta penggalian pendapatan tidak hanya bertumpu pada sumber penerimaan yang selama ini sudah berjalan.

Ada ruang untuk mencari potensi baru. Ada pula kebutuhan untuk menghadirkan inovasi yang dapat memperluas basis pendapatan tanpa menambah beban masyarakat.

"Selain mengoptimalkan sektor pajak dan retribusi, kami mendorong perluasan basis pendapatan melalui berbagai inovasi. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan penerimaan tanpa menambah beban masyarakat," ucapnya.

(yogo triastopo/gin)


Editor : Inilahkoran