Polrestabes Bandung Sidak Penerapan Prokes Mal di Bandung

Pastikan protokol kesehatan (prokes) ditaati, Polrestabes menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa mal di Kota Bandung, Kamis (12/8/2021). Sidak digelar pasca diperbolehkannya mal dan pertokoan buka di masa PPKM level 4.

Polrestabes Bandung Sidak Penerapan Prokes Mal di Bandung
Foto: Ahmad Sayuti

INILAH, Bandung - Pastikan protokol kesehatan (prokes) ditaati, Polrestabes menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa mal di Kota Bandung, Kamis (12/8/2021). Sidak digelar pasca diperbolehkannya mal dan pertokoan buka di masa PPKM level 4.

Seperti yang terpantau di mal Paris van Java, sidak yang dilakukan kepolisian langsung dipimpin Waka Polrestabes Bandung AKBP Yoris Maulana Marzuki Ismail. Selain memantau fasilitas prokes di mal, Yoris juga menyempatkan mengingatkan kepada pengelola mal soal penerapan prokes.

di mal yang berada di kawasan Sukajadi tersebut beberapa aturan yang harus dipatuhi oleh pengunjung salah satunya ialah sertifikat vaksinasi. Pengunjung yang didapati belum divaksin, akan diarahkan untuk mengikuti vaksinasi yang diadakan di sekitar area mal. Adapun di pintu masuk, hanya terlihat adanya alat cek suhu tubuh dan hand sanitizer. Tak ada tempat mencuci tangan disediakan pengelola mal.

Yoris menyebutkan, sejauh ini fasilitas atau aturan yang harus diterapkan pengelola mal selama pandemi sudah terpenuhi.  Namun, masih ada beberapa hal yang harus dipenuhi, Misalnya soal kapasitas mal selama penerapakan PPKM ini.

"Sampai saat ini hasil pengecekan relatif sudah berjalan baik, namun ada beberapa hal yang kurang, nanti kita meminta kepada pengelolanya untuk dilengkapi," katanya.

Kekurangan yang dimaksud, kata Yoris, salah satunya terkait tidak adanya informasi batas kapasitas di tiap tenan. Dia pun meminta agar kekurangan itu dilengkapi dalam waktu secepatnya. Apabila kekurangan tersebut tak dilengkapi, maka polisi akan berkoordinasi dengan Wali Kota Bandung Oded M. Danial agar diberi sanksi.

"Apabila ada yang kurang kita ingatkan untuk melengkapi, kalau ada yang bandel, dan juga tidak sesuai Perwal, kita minta koordinasi ke Wali Kota agar tempat itu ditutup sementara," ucap dia.

Sementara itu, GA Manajer PVJ Budi Santosa mengaku bakal menindaklanjuti temuan kekurangan itu. Adapun kini kapasitas mal hanya 25 persen dari total 35 ribu. Sejak kemarin dibuka, kapasitas mal baru terisi sekitar 1.500. Diharapkan, pengunjung mal yang datang bakal meningkat pada akhir pekan.

"Kita tunggu weekend mudah-mudahan ada peningkatan mungkin pengunjungnya masih agak khawatir, daya belinya juga masih kurang kita lihat weekend," ujarnya. (Ahmad Sayuti)


Editor : Doni Ramdhani