Bangun Terminal Agribisnis, Pemkab Bogor Gandeng Investor Asing
Rencana pembangunan pasar induk atau terminal agribisnis terus berlanjut. Pemkab Bogor dan IPB University akan menggandeng investor dari luar negeri.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bogor- Rencana pembangunan pasar induk atau terminal agribisnis terus berlanjut. Pemkab Bogor dan IPB University akan menggandeng investor dari luar negeri.
"Rencananya kami akan membangun Terminal Agri Bisnis di Pabanon, Sukaraja atau di sekitar ciawi karena letaknya yang strategis dan bisa menampung produk pertanian dari Sukabumi maupun Cianjur," ujar Kepala Dinas Pertanian, Holtikultura dan Perkebunan Kabupaten Bogor Siti Nuriyanti kepada wartawan, Kamis (9/5/2019).
Dia menerangkan Terminal Agri Bisnis yang memiliki teknologi terbarukan dan sesuai revolusi industri 4.0 ini membutuhkan anggaran ratusan milyar rupiah hingga harus menggandeng investor dari luar negeri.
"Untuk membangun Terminal Agri Bisnis yang serba modern dan digital itu tidak main-main hingga anggarannya menelan ratusan milyar rupiah, oleh karena itu kami akan menggandeng investor dari luar negeri seperti Korea Selatan, Jepang dan lainnya," terangnya.
Nuriyanti menjelaskan Pemkab Bogor dalam waktu dekat akan mencari ketersediaan lahannya, membuat feasibility study (FS) dan Detail Enginering Design (DED) lalu ditawarkan ke pihak investor.
"Tugas pemerintah daerah hanya menyediakan lahan, membuat FS dan DED lalu pembangunannya kita serahkan ke pihak investor, kami yakij proyek ini menarik minat karena potensi ekonominya yang luar biasa dan mungkin ini yang termaju di Indonesia,"
Sebelumnya, Pemkab Bogor juga menawarkan pembangunan Terminal Agri Bisnis ini ke Pemprov DKI Jakarta pada tahun 2017 lalu namun hingga kini belum mendapatkan jawaban konkret.
Jika pembangunan Terminal Agri Bisnis ini terwujud maka Bumi Tegar Beriman akan menjadi distributor sayur mayur menuju Jakarta, Depok, Tanggerang dan Bekasi.
Produk pertanian dan perkebunan yang nantinya akan masuk ke DKI Jakarta dan sekitarnya itu sudah bersih misal jagung tidak ada bulu atau kulitnya hingga rencana ini akan membantu Pemprov DKI Jakarta dalam penangganan sampah. (Reza Zurifwan)
Editor : Bsafaat

