Batal Gelar Wayang Golek, Dadang Supriatna Geser Anggaran untuk Kebencanaan
Rencananya, peringataan HUT ke-385 Kabupaten Bandung bakal diramaikan dengan hiburan pertunjukan wayang golek.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Rencananya, peringataan HUT ke-385 Kabupaten Bandung bakal diramaikan dengan hiburan pertunjukan wayang golek.
Namun, akibat bencana alam yang terus terjadi belakangan ini membuat Bupati Bandung Dadang Supriatna membatalkan rencana tersebut.
Semula, peringatan hari jadi Kabupaten Bandung yang puncaknya pada 20 April 2026 akan digelar berbagai kegiatan hiburan.
"Tapi karena banyak terjadi bencana, kali ini peringatan HUT ke-385 Kabupaten Bandung dilaksanakan dengan konsep kesederhanaan," kata Dadang, Jumat (17/4/2026).
Nanti, upacara dilaksanakan di Lapangan Upakarti Soreang yang diikuti para camat dan kepala desa yang biasa.
"Yang sebelumnya akan mengelar hiburan wayang golek pun diganti dengan kegiatan istigosah se-Kabupaten Bandung secara hybrid," ujarnya.
Dadang menuturkan, kini Pemkab Bandung memberikan bantuan kepada warga terdampak banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Cisunggalah di Desa Panyadap, Kecamatan Solokanjeruk, Kabupaten Bandung.
Saat ini, pihaknya lebih fokus bagaimana penanggulangan bencana ini sesuai dengan harapan dan keinginan masyarakat Kabupaten Bandung.
"Kita alihkan kepada kegiatan-kegiatan dalam rangka penanggulangan bencana. Pada hari ini alhmdulillah Wakil Ketua DPR mengundang para stakeholder dan berkomunikasi dengan Kementerian PU, insyaallah Selasa (21/4/2026) nanti akan ketemu dengan Pak Menteri untuk menyampaikan kebutuhan-kebutuhan, termasuk logistik," tuturnya.
Dadang menambahkan, Badan Nasional Penanggulangan bencana (BNPB) juga turut mendukung penanggulangan pasca kebencanaan yang terjadi di Kabupaten Bandung.
Terkait kebencanaan, titik lokasi berada di Kecamatan Bojongsoang, Dayeuhkolot, Baleendah, Banjaran, Rancaekek, Solokanjeruk, Majalaya, dan Ibun.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Bandung Zeis Zultaqawa mengatakan mulai hari ini di Desa Bojong Kecamatan Majalaya sudah mulai ada pengerjaan pergeseran lebar aliran Sungai Cisunggalah selebar 2 meter.
"Sedangkan di Desa Panyadap masih menunggu kesadaran dari masyarakat untuk membongkar bagian bangunannya yang akan terkena pelebaran aliran Sungai Cisunggalah. Jadi masih menunggu kesadaran masyarakat untuk membongkar bangunan guna pelebaran aliran Sungai Cisunggalah," jelasnya.
Editor : Doni Ramdhani


