INILAH, Munich- Siapa yang akhirnya lolos dalam drama leg kedua babak 16 besar di Allianz Arena, Kamis (14/3) dini hari WIB? Ah, sulit menebaknya. Bayern Muenchen vs Liverpool: 50:50!
Kedua tim sama-sama belum menyarangkan gol. Tak juga menciptakan lesakkan dalam pertemuan pertama di markas Liverpool, Anfield Stadium, sekitar dua pekan lalu. Jadi, akan ada perang terbuka di markas Bayern nanti.
Sulit dan berat! Begitu bek Liverpool, Virgil van Dijk melukiskan laga ini. Pertarungan alot seperti di leg pertama lalu, diyakininya akan terulang.
"Kami memainkan laga penyisihan grup tak sebagus yang kami harapkan, tapi kami lolos ke fase gugur. Sekarang, kami mendapat hasil 0-0 dan kami akan melakukan segalanya yang bisa membuat kami lolos," ujarnya dilansir Four Four Two.
Liverpool akan menghadapi tim yang sedang on fire. Bayern tak terkalahkan dalam tujuh laga kandang terakhirnya di semua kompetisi. Dan harus diingat, Bayern akan didukung puluhan ribu publik Allianz Stadium.
"Kami tahu bahwa ini akan menjadi sebuah pertandingan yang sulit dan berat," sambung pemain asal Belanda.
Setidaknya, ada yang akan berubah dalam performa Bayern di pertandingan kedua nanti. Tim asuhan Niko Kovac, ujar Van Dijk, takkan lagi mengusung sepak bola bertahan. Bayern pastinya menggebu-gebu ingin mencetak gol lebih dulu.
"Mereka akan mengubah cara bermain, saya pikir begitu. Jadi, kami harus berjuang keras karena mereka akan menyerang, terutama di awal laga. Ini akan menjadi hal yang sulit dan kami harus melakukan lebih dari yang biasa kami lakukan," tegasnya.
Terakhir, bek asal Belanda ini dengan jelas menyebut sosok Robert Lewandowski sebagai penggawa paling berbahaya di kubu Bayern.
"Anda tidak boleh memberikan kesempatan sekecil apa pun untuk penyerang seperti dia (Lewandowski). Jika sewaktu-waktu anda lengah, dia bisa menghukum anda kapan pun. Dia punya kualitas itu," tuntasnya.
Ternyata, tak hanya Liverpool yang memasang kewaspadaan tinggi. Bayern juga begitu. Bintang asal Kolombia, James Rodriguez tak segan menyebut Liverpool sebagai tim yang teramat berbahaya.
James mewanti-wanti timnya agar tampil tanpa kesalahan. Sedikit saja error, maka Liverpool akan memberi petaka.
“Kami harus bermain sempurna di kandang demi mewujudkan kelolosan,” kata James dilansir situs resmi klub,
“Liverpool punya banyak pemain yang bisa berlari kencang, mereka itu bagus ketika punya celah. Itulah mengapa kami harus bermain sangat fokus, tuntaskan urusan ini dengan motivasi dan menunjukkan permainan bagus [di lapangan]."
Ya, Liverpool memang kerap mencetak gol melalui skema counter attack. Dengan formasi 4-3-3, mereka benar-benar kuat di sektor sayap.
“Saya sendiri berpikir kami harus sangat berhati-hati. Serangan balik mereka itu sangat cepat. Namun saya pikir kami punya semua peluang untuk lolos ke putaran berikutnya," tandas James.
HEAD TO HEAD
19/02/19: Liverpool 0-0 Bayern Muenchen
01/08/17: Bayern Muenchen 0-3 Liverpool
24/08/01: Bayern Muenchen 2-3 Liverpool
LIMA LAGA TERAKHIR BAYERN
09/03/19: Bayern 6-0 Wolfsburg
02/03/19: B M'Gladbach 1-5 Bayern
23/02/19: Bayern 1-0 Herta Berlin
19/02/19: Liverpool 0-0 Bayern
15/02/19: Augsburg 2-3 Bayern
LIMA LAGA TERAKHIR LIVERPOOL
10/03/19: Liverpool 4-2 Burnley
03/03/19: Everton 0-0 Liverpool
27/02/19: Liverpool 5-0 Watford
24/02/19: Man United 0-0 Liverpool
19/02/19: Liverpool 0-0 Bayern Muenchen
PRAKIRAAN PEMAIN
Bayern Muenchen (4-2-3-1)
Neuer (GK) Alaba, Hummels, Sule, Rafinha (B) Martinez, Alcantara (cdm) Ribery, Rodriguez, Gnabry (T) Lewandowski (D)
Pelatih: Niko Kovac
Liverpool (4-3-3)
Alisson (GK) Alexander-Arnold, Matip, Dijk, Robertson (B) Wijnaldum, Fabinho, Handerson (T) Salah, Firmino, Mane (D)