BB1%MC Bantu Pemprov Jabar Kejar Target Vaksinasi 400 Ribu per Hari
Tidak melulu soal konvoi atau berkendara menggunakan motor besar, namun Biker Brother 1% MC (BB1%MC) pun hadir dalam gerakan sosial.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung - Tidak melulu soal konvoi atau berkendara menggunakan motor besar, namun Biker Brother 1% MC (BB1%MC) pun hadir dalam gerakan sosial.
Hal itu tampak dari vaksinasi massal yang berlangsung selama tiga hari pada 13-15 Agustus 2021 di Gor Saparua Bandung. Pada kegiatan yang diselenggarakan Jabar Quick Response (JQR) berkolaborasi dengan BB1%MC West Java Chapter dan beberapa pihak ini, dikiti lebih dari 3.000 warga kota Bandung mengikuti vaksinasi massal.
Vice President Bikers Brotherhood 1% MC West Java Chapter Adi F Wijaya mengatakan, pihaknya menyiapkan 3.000 dosis vaksin untuk tiga hari, pada hari kedua Sabtu (14/8/2021) 1.000 orang lebih telah divaksin, dalam tiga hari penyelenggaraan 3.000 orang khusunya warga Kota Bandung telah divaksin.
"Ini masih dalam rangkain program kami dalam penanganan Covid-19 di Jabar, selain penyaluran bantuan kemudian kami melukan tracing dengan menggelar tes antigen gratis, dan sekarang vaksin gratis," kata Adi.
Pria yang akrab disapa Ochund ini mengatakan, vaksinasi massal ini juga membantu Pemprov Jabar untuk mengejar target vaksin sebanyak 400 ribu perhari, Menurutnya, vaksinasi ini juga penting untuk mengejar herd immunity atau kekebalan komunal di Jabar, yang akan berdamak terus semakin angka kasus Covid-19.
Dia mengakui, beberapa tenaga medis yang terlibat pada kegiatan ini pun merupakan anggota dari BB1%MC
"Kami harap ini akan sangat membatu pemerintah untuk mengerjar target vaksin dan herd immunity," kata dia.
Tidak sampai di situ, kata Ochund, Program Bakti Untuk Negeri dalam menangani Covid-19 akan terus dilanjutkan, dengan donor darah plasma kovalesen.
"Kalau untuk penyaluran bantuan terus masih berjalan, program lainnya adalah ada donor plasma dan kami juga dalam waktu 1 bulan kedepan akan kembali menggelar vaksin lagi untuk tahap kedua," kata dia. (Rianto Nurdiansyah)
Editor : Doni Ramdhani

