Bedah Surat Pilihan di Pesantren Kilat Ramadhan SMA Edu Global

SMA Edu Global telah melaksanakan berbagai kegiatan selama Ramadhan, kegiatan tersebut di antaranya pesantren kilat Ramadhan

Bedah Surat Pilihan di Pesantren Kilat Ramadhan SMA Edu Global
Selama Ramadhan, SMA Edu Globar gelar pesantren Kilat.
 
INILAHKORAN, Bandung - SMA Edu Global telah melaksanakan berbagai kegiatan selama Ramadhan, kegiatan tersebut di antaranya pesantren kilat Ramadhan SMA Edu Global.
 
Humas SMA Edu Global Puri Arta Widhiasi mengatakan, pihaknya telah melaksanakan pesantren kilat Ramadhan itu selama 5 hari, yakni dimulai sejak 4-8 April 2022.
 
Tujuan kegiatan pesantren kilat selama Ramadhan, di antaranya memberikan wawasan terkait tafsir Al Quran, memberikan motivasi dan inspirasi dari hikmah materi yang disampaikan, mengasah rasa empati terhadap sesama, dan memberikan ruang interaksi antar sesama teman 
 
"Pemateri menyampaikan materi berbentuk ceramah secara deskriptif di mana penyampaian materi berlangsung selama 1 jam. Pembicara menyampaikan materi
secara langsung atau bisa menggunakan bantuan salindia (slide power point) untuk mempermudah penyampaian materi. Tema besar yang di angkat di dalam 
kajian adalah “Bedah Surat Pilihan”, papar Puri Arta Widhiasi, Selasa 19 April 2022.
 
 
Dia menjelaskan bahwa poin materi kegiatan itu bahwa Al Quran adalah wahyu dari Allah yang diturunkan kepada Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam melalui Malaikat jibril. Bagaimana penjelasan mengenai Al Quran 
adalah apa yang diucapkan dan diamalkan oleh Nabi Muhammad Shallaahu ‘alaihi wasallam. 
 
"Kemudian materinya mengenai tafsir yang disampaikan adalah surat pilihan yaitu surat Al Fatihah, Al Lahab, Al Ikhlash, Al Falaq, dan An Naas. Beberapa syarat bagi seseorang untuk dapat menafsirkan Al Quran adalah Hafal Al Quran, fashohatul arab, hafal 200 ribu 
hadist, mengetahui ulumul Quran dan ushul tafsir," sebutnya.
 
Lebih jauh dia menjelaskan, bahwa pesantren kilat itu dilaksankan secara daring (online). Sebab kata dia, pesantren kilat ini dilaksanakan sebelum ada kebijakan PTM 100 persen diperbolehkan.
 
 
"Jadi pesantren kilat ini kami lakukan secara online karena dimulai sejak tanggal 4 April lalu. Sementara kebijakan pemerintah mengenai PTM 100 persen itu datangnya di tanggal 11 April," pungkasnya. *** (okky adiana)
 


Editor : inilahkoran