Begini Cara aespa Menghadapi Komentar Kebencian Haters, Ningning: Sebenarnya, Saya Tidak Peduli

Cara girl grup aespa menghadapi komentar kebencian dari haters dengan cara tidak mempedulikannya sama sekali.

Begini Cara aespa Menghadapi Komentar Kebencian Haters, Ningning: Sebenarnya, Saya Tidak Peduli
Begini Cara aespa Menghadapi Komentar Kebencian Haters, Ningning: Sebenarnya, Saya Tidak Peduli.

INILAHKORAN, Bandung - Haters atau anti-fans, nampaknya akan selalu hadir untuk membenci selebriti atau tokoh penting yang tidak mereka sukai.

Begitu juga dengan girl grup aespa yang kerap mendapatkan komentar kebencian dari haters.

Aespa merupakan salah satu girl grup K-Pop paling terkenal di generasi mereka.

Baca Juga: Libur Dulu, Drama 'Alchemy Of Souls' Akan Hiatus 1 Minggu Kedepan Karena Alasan Ini

Mendapatkan tempat pertama di acara musik, konser yang terjual habis, trending online, dan dengan mudah mendapatkan jutaan penayangan setiap comeback hanyalah beberapa contoh popularitas aespa.

Girl grup aespa memiliki banyak penggemar yang tidak akan ragu untuk memperjuangkan mereka setiap saat.

Di sisi lain, aespa sayangnya juga berurusan dengan haters. Dalam sebuah wawancara dengan Zach Sang Show, mereka ditanya tentang bagaimana mereka menghadapi hal-hal negatif.

Baca Juga: MOA Harus Nabung dari Sekarang! TXT Bakal Konser di Tempat yang Lebih Besar Tahun Depan

Ningning memiliki jawaban yang cepat dan percaya diri. Bertentangan dengan apa yang mungkin diinginkan haters, para member aespa justru mengabaikan komentar kebencian.

"Sebenarnya, saya tidak peduli. Ya, kami tidak peduli," tutur Ningning.

Karina menjelaskan bahwa mereka mengubah pandangan mereka selama bertahun-tahun. Daripada membiarkan diri mereka merasa terluka karena haters, mereka sekarang melihat kebaikan di dalamnya.

Baca Juga: Aktor Jung Woo Sung Ungkap Alasan Istimewa Mengapa Jin BTS Menyebutnya 'Chairman Jung'

"Awalnya, kami sangat peduli dengan mereka. Tapi sekarang kami pikir itu juga bentuk perhatian," ungkap Karina.

Di mata aespa, komentar negatif adalah tanda popularitas mereka meledak. Orang yang acuh tak acuh terhadap mereka akan lebih buruk.

"Anda tahu bagaimana pepatah mengatakan, 'Kebalikan dari cinta bukanlah kebencian, itu sikap apatis'. Jadi kami hanya mencoba melihatnya sebagai hal yang baik dan terus maju," jelas Karina.

Baca Juga: Tetap Semangat Menari, Jennie BLACKPINK Dikabarkan Terluka saat Syuting Serial HBO 'The Idol'

Giselle menambahkan bahwa dia biasa membaca postingan online tentang dirinya, baik yang baik maupun yang buruk.

Dia membagikan saran yang dia terima dari teman dan rekan kerjanya yang membantunya menghentikan kebiasaan ini.

Mereka menunjukkan bahwa meskipun beberapa komentar kebencian memiliki petunjuk kritik yang valid, dia tidak perlu menyakiti dirinya sendiri dengan membacanya karena dia sudah menyadari kekurangannya.

Baca Juga: Ini Kekayaan Bersih Anggota Wooga Squad, V BTS Bukan yang Terkaya?

"Sejujurnya, di awal, saat debut, saya akan melihat semua itu. Tetapi orang-orang di sekitar saya akan seperti, 'Mengapa Anda melihat itu? Apa gunanya? Lagipula tidak ada yang akan berubah. Anda sudah tahu apa yang harus Anda kerjakan dan apa yang Anda kuasai," terang Giselle.

Giselle menyadari bahwa energi yang dia curahkan untuk memikirkan para pembencinya dapat digunakan untuk latihan dan perawatan diri.

"Dan hal itu memukul saya dan saya seperti, 'Itu benar. Apa gunanya? Ini buang-buang waktu'. Tidak berbicara buruk tentang orang-orang itu, tetapi bagi saya, membuang-buang waktu untuk melakukan itu ketika saya dapat menggunakan waktu itu untuk memperbaiki diri," tutur Giselle.

Baca Juga: Go Woori Kakak Lee Suho 'True Beauty' Akan Menikah Oktober Mendatang dengan Pacarnya yang Non-Selebriti

Giselle mengakhiri dengan update bahwa dia tidak lagi membaca komentar dari haters.

"Sejak itu, saya tidak lagi melihat (komentar kebencian)," tambah Giselle.***


Editor : inilahkoran