Begini Strategi Disparbud Jabar, Realisasikan Target 218 Juta Kunjungan Wisatawan Tahun Ini
Kepala Disparbud Jabar Benny Bachtiar mengaku telah menyiapkan sejumlah strategi guna merealisasikan target 218 juta kunjungan wisatawan yang dibebankan pada tahun ini.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Kepala Disparbud Jabar Benny Bachtiar mengaku telah menyiapkan sejumlah strategi guna merealisasikan target 218 juta kunjungan wisatawan yang dibebankan pada tahun ini.
Salah satu yang disiapkan Disparbud Jabar yakni mendongkrak kunjungan wisatawan di kawasan Ciayumajakuning yang meliputi Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon, Indramayu, Majalengka dan Kuningan.
Benny merasa optimistis beban tersebut dapat direalisasikan Disparbud Jabar. Sebab, pada 2023 lalu pascapandemi Covid 19 angka kunjungan wisatawan di Jabar yang ditargetkan 65 juta mampu tembus hampir 80 juta orang.
Maka dari itu, kans target 218 juta kata Benny bukan mustahil untuk direalisasikan pada tahun ini. Terlebih pada semester pertama, kunjungan wisatawan sudah menembus 50 juta.
Sisa 168 juta kunjungan wisatawan lanjut Benny sangat mungkin direalisasikan, karena kecenderungan kunjungan wisata paling besar terjadi ketika libur sekolah dan liburan Natal serta Tahun Baru (Nataru).
Apalagi dengan dimasifkannya pariwisata Ciayumajakuning, diyakini dapat menstimulasi kunjungan wisata di Jabar, seiring dengan jenuhnya masyarakat terhadap titik wisata andalan di Bogor Raya dan Bandung Raya yang mulai bukan menjadi opsi utama, karena kerap terjadi kemacetan.
"Itu kenapa kam concern mengaktivasi wilayah Timur. Jadi ada alternatif bagi wisatawan mengunjungi Jawa Barat," kata Benny di Gedung Sate, Kota Bandung baru-baru ini.
Belum lagi infrastruktur pendukung konektivitas kata dia, sudah menjanjikan seiring adanya Tol Cisumdawu, Cipali, Kereta Cepat Whoosh dan BIJB.
Sehingga potensi di Ciayumajakuning harus dioptimalkan, karena juga berpeluang menarik wisatawan dari kawasan Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Termasuk dari luar negeri, dimana belum lama ini tambah Benny, pihaknya mencoba melakukan familiarization trip dari Malaysia, untuk mengujicoba seberapa besar ketertarikan wisatawan asing terhadap Ciayumajakuning.
"Ternyata respon masyarakat Malaysia positif, karena mereka selalu dalam benaknya Bandung, Bogor. Tapi setelah kita perkenalkan, ada yang lebih cantik menurut mereka, yaitu Ciayumajakuning," ungkap Benny.
Maka dari itu Benny mengajak pemerintah kabupaten/kota, untuk terus berbenah. Mempercantik kawasan pariwisata mereka, supaya dapat menarik wisatawan baik lokal maupun mancanegara.
Apalagi kata dia, yang menjadi magnet wisatawan saat ini adalah wisata kuliner, budaya dan alam. Dimana ketiganya lengkap, ada di Jabar.
"Maka kami mengajak kabupaten/kota lebih mempersiapkan destinasi wisatanya. Supaya bisa memenuhan ekspektasi wisatawan," pungkasnya.
Editor : Doni Ramdhani
