BEI Prediksi Transaksi Harian Bisa Capai Rp9,5 T

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengasumsikan rata-rata nilai transaksi harian saham (RNTH) pada RKAT 2020 sebesar Rp9,5 triliun atau meningkat dari asumsi RKAT 2019-Revisi sebesar Rp9,25 triliun.

BEI Prediksi Transaksi Harian Bisa Capai Rp9,5 T
istimewa

INILAH, Bandung-PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengasumsikan rata-rata nilai transaksi harian saham (RNTH) pada RKAT 2020 sebesar Rp9,5 triliun atau meningkat dari asumsi RKAT 2019-Revisi sebesar Rp9,25 triliun.

Direktur Utama PT BEI, Inarno Djajadi mengatakan untuk mendukung AB dalam meningkatkan layanan bagi investor, BEI mendukung layanan Securities & Lending Borrowing (SLB) yang ditawarkan oleh PT KPEI, pendanaan efek bagi investor melalui PT Pendanaan Efek Indonesia, serta perluasan bisnis AB melalui Perusahaan Efek Daerah untuk dapat memperluas basis investor di daerah-daerah.

"Hal ini didasarkan pada dampak program-program pengembangan pasar oleh seluruh pelaku Pasar Modal Indonesia," kata di kantornya, Kamis (24/10/2019).

BEI juga terus mendukung penguatan Anggota Bursa (AB) melalui kerja sama sosialisasi publik untuk meningkatkan jumlah investor.

Dukungan tersebut diantaranya proyek Penyelesaian Transaksi T+2 pada 26 Nov 2018, pelaksanaan sosialisasi dan edukasi pasar modal kepada masyarakat yang mencapai 5.000 kegiatan setiap tahunnya di 29 Kantor Perwakilan dan 434 Galeri Investasi di seluruh Indonesia.

BEI juga melakukan peningkatan perlindungan investor melalui Notasi Khusus pada Kode Saham, peningkatan kemudahan pelaporan Keterbukaan Informasi melalui integrasi Sarana Pelaporan Elektronik OJK dan BEI bagi Emiten dan Perusahaan Publik, serta peningkatan pengawasan transaksi efek di Bursa.

Bahkan dengan peluncuran produk-produk baru seperti Derivatif, Waran Terstruktur, dan Indeks (IDX Value30 dan IDX Growth30).

Serta peningkatan kemudahan akses penggalangan dana kepada calon emiten melalui sistem e-Registration (Pencatatan Efek Elektronik), e-IPO (Penawaran Umum Elektronik), dan Papan Akselerasi bagi perusahaan skala Kecil dan Menengah untuk penggalangan dana maksimal Rp250 miliar. (inilah.com)


Editor : JakaPermana