Bendungan Ciawi dan Sukamahi di Puncak jadi Objek Wisata, Bumdes Megamendung Harap Bisa Ikut Mengelola

Bendungan Ciawi dan Sukamahi, yang berlokasi di Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor yang diresmikan Presiden Joko Widodo.

Bendungan Ciawi dan Sukamahi di Puncak jadi Objek Wisata, Bumdes Megamendung Harap Bisa Ikut Mengelola
Camat Megamendung Acep Sajidin mengharapkan pengelolaan Bendungan Ciawi dan Sukamahi sebagai objek wisata itu bisa menggandeng badan usaha milik desa (Bumdes). (reza zurifwan)

INILAHKORAN, Megamendung - Bendungan Ciawi dan Sukamahi, yang berlokasi di Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor yang diresmikan Presiden Joko Widodo.

Camat Megamendung Acep Sajidin mengharapkan pengelolaan Bendungan Ciawi dan Sukamahi sebagai objek wisata itu bisa menggandeng badan usaha milik desa (Bumdes).

"Semoga Bumdes bersama gabungan dari beberapa desa bisa ikut mengelola objek wisata di Bendungan Ciawi dan Sukamahi, semoga secara aturan diperbolehkan hingga keberadaan dua bendungan di Kecamatan Megamendung ini bisa menjadi salah satu sumber pendapatan asli desa," harap Acep Sajidin, Minggu 25 Desember 2022..

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo pada Jumat lalu menyebutkan keberadaan bendungan itu tidak hanya berfungsi sebagai pengendali bencana banjir ke DKI Jakarta tetapi juga sebagai objek wisata.

"Ini bukan hanya urusan (berfungsi) sebagai ketehnikan atau engineering (bendungan), tetapi keduanya Bendungan Ciawi dan Sukamahi dari segi arsitektur ( plus fasilitas umumnya) bisa menjadi objek wisata," ujarnya.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki  Hadimuldjono menuturkan khusus Bendungan Sukamahi , bakal jadi tempat pengembangan ekowisata kawasan Puncak Bogor dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam dan mengedepankan perlindungan ekosistem. 

Dalam tinjauan persiapan peresmian pada Kamis malam, Basuki melihat kondisi rumah hidroponik yang ada di Bendungan Sukamahi. Alumni Universitas Gajah Mada ini menginstruksikan agar diperhatikan pendingin udara guna mengontrol sirkulasi udara dan meredam terik matahari. 

"Dengan suhu yang tidak terlalu panas, tanaman yang membutuhkan udara sejuk dapat tumbuh dengan baik," ucanya. 

Menurutnya, pengembangan taman ekowisata memanfaatkan potensi sumber daya alam di sekitar dengan penataan kawasan yang nantinya akan terbuka untuk masyarakat sebagai wisata edukasi lingkungan. 

Jika di Bendungan Sukamahi ada taman ekowisata, maka Bendungan Ciawi itu masyarakat atau wisatawan bisa berolahraga gateball, dilapangan rumput sintetis seluas 20x15 meter.*** (reza zurifwan)


Editor : Doni Ramdhani