Eiger Adventure Land Dibangun sebagai Ekowisata yang Mengusung Visi 7E di Megamendung Bogor

Eiger Adventure Land meneguhkan komitmennya untuk membangun destinasi ekowisata di Megamendung, Kabupaten Bogor yang berkelanjutan dan bermakna bagi negeri.

Eiger Adventure Land Dibangun sebagai Ekowisata yang Mengusung Visi 7E di Megamendung Bogor
Lokasi Eiger Adventure Land akan berkontribusi nyata melalui program konservasi dan pelestarian alam di Zona Pemanfaatan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) seluas 253,66 hektare. Tak hanya itu, venue itu pun memberikan pemulihan lahan kritis di kawasan PT Perkebunan Nusantara I Regional 2 seluas 73,23 hektare.  (reza zurifwan)

INILAHKORAN, Bogor - Eiger Adventure Land meneguhkan komitmennya untuk membangun destinasi ekowisata di Megamendung, Kabupaten Bogor yang berkelanjutan dan bermakna bagi negeri.
 
Lokasi Eiger Adventure Land akan berkontribusi nyata melalui program konservasi dan pelestarian alam di Zona Pemanfaatan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) seluas 253,66 hektare. Tak hanya itu, venue itu pun memberikan pemulihan lahan kritis di kawasan PT Perkebunan Nusantara I Regional 2 seluas 73,23 hektare. 

“Sesuai visinya, Eiger Adventure Land hadir dengan semangat untuk menjadi berkat, bukan hanya bagi pengunjung, tetapi juga bagi lingkungan, budaya, dan masyarakat sekitar. Kami percaya ekowisata sejati harus memberi makna, memberdayakan komunitas, serta menghadirkan manfaat jangka panjang bagi generasi mendatang,” ucap Direktur Eiger Adventure Land Imanuel Wirajaya kepada wartawan, Kamis 21 Agustus 2025.

Berlokasi di Megamendung, Kabupaten Bogor, Imanuel menuturkan Eiger Adventure Land dirancang bukan hanya sebagai destinasi wisata belaka. Namun, sebagai ruang inspiratif yang menyatukan ekologi, etnologi, dan ekonomi.

"Eiger Adventure Land berupaya menghadirkan harmoni antara manusia dan alam. Visi yang diusung yakni konsep 7E yaitu ekologi, etnologi, ekonomi, edukasi, estetika, etika, dan entertainment," ujarnya. 

"Pemulihan lahan dan pelestarian alam pembangunan ekowisata yang berkelanjutan memerlukan keseimbangan antara ekologi, etnologi, dan ekonomi. Integrasi ketiga aspek tersebut di Eiger Adventure Land diharapkan mampu menciptakan keberlanjutan yang memberi manfaat bagi lingkungan sekaligus masyarakat," sambungnya. 

Di lahan PT Perkebunan Nusantara I Regional 2 yang dirancang sebagai gerbang menuju destinasi 

Sebelumnya, lahan milik negara di kawasan PT Perkebunan Nusantara I Regional 2 ini dikuasai secara ilegal oleh 83 penggarap dan dimanfaatkan untuk pertanian, peternakan, serta permukiman. 

"Eiger Adventure Land pun mengubah atau merestorasi dengan pendekatan kolaboratif yang humanis, lahan kritis itu kini menjadi kawasan ekowisata," tuturnya.

Ia menjelaskan, Eiger Adventure Land sudah membangun 30 rumah untuk para masyarakat penggarap, serta mendirikan satu mushola dan sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). 

"Relokasi ini merupakan bagian dari upaya penyelesaian masalah secara humanis, sekaligus pemulihan aset negara. Langkah ini bahkan mendapat apresiasi dari
Menteri ATR/BPN yang berkunjung ke lokasi pada Maret 2023 lalu,” ujar Imanuel.

Pada aspek ekologi, hal penting yang dilakukan Eiger Adventure Land sejak tahap pembangunan sebagai bagian dari upaya pelestarian agar setiap proses tetap mempertahankan, bahkan meningkatkan, nilai-nilai lingkungan yang ada. 

"Upaya konservasi dilakukan melalui penghijauan — lebih dari 100.000 pohon dan perdu, serta lebih dari 1,8 juta tanaman semak dan ground cover ditanam di area PTPN, dan lebih dari 1.800 pohon termasuk program adopsi di area TNGGP," tukasnya.


Editor : Doni Ramdhani