Bentuk Koperasi Kelurahan Merah Putih, Pemkot Bandung Bidik 151 Kelurahan Rampung Bulan Ini

Pemkot Bandung resmi memulai pembentukan Koperasi Kelurahan Merah Putih sebagai langkah konkret memperkuat ekonomi masyarakat di tingkat kelurahan.

Bentuk Koperasi Kelurahan Merah Putih, Pemkot Bandung Bidik 151 Kelurahan Rampung Bulan Ini
Program pembentukan Koperasi Kelurahan Merah Putih ini ditargetkan menjangkau seluruh 151 kelurahan di Kota Bandung hingga akhir Mei 2025. Langkah tersebut, merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025. (istimewa)

INILAHKORAN, Bandung - Pemkot Bandung resmi memulai pembentukan Koperasi Kelurahan Merah Putih sebagai langkah konkret memperkuat ekonomi masyarakat di tingkat kelurahan.

Program pembentukan Koperasi Kelurahan Merah Putih ini ditargetkan menjangkau seluruh 151 kelurahan di Kota Bandung hingga akhir Mei 2025. Langkah tersebut, merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025.

“Inisiatif pembentukan Koperasi Kelurahan Merah Putih ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan mendorong pengembangan ekonomi lokal dan pemberdayaan warga,” kata Plt Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Bandung Tatang Muhtar, Kamis 15 Mei 2025.

Dijelaskannya, Koperasi Kelurahan Merah Putih akan fokus pada peningkatan pendapatan warga melalui pengembangan UMKM, pemberdayaan sumber daya lokal, penyediaan kebutuhan dasar seperti sembako dan obat-obatan serta kemudahan akses layanan keuangan. Koperasi pertama dibentuk di Kelurahan Jatisari, Kecamatan Buah Batu.

Adapun jenis usaha yang dijalankan mencakup gerai sembako, gerai obat murah, unit simpan pinjam, klinik kelurahan serta fasilitas cold storage dan logistik untuk mendukung usaha lokal.

Tatang menambahkan, pemerintah akan memberikan dukungan penuh melalui kebijakan, pelatihan dan pendampingan anggaran. “Koperasi Kelurahan Merah Putih Jatisari adalah bukti nyata komitmen kami untuk memperkuat ekonomi masyarakat dari bawah,” ucapnya.

Ia berharap koperasi ini menjadi model yang bisa diadopsi oleh seluruh kelurahan di Bandung, bahkan di tingkat provinsi dan nasional.


Editor : Doni Ramdhani