Berbagi Bersama tentang Kelegislatifan Mahasiswa
Kampus Politeknik STT Tekstil Bandung menggelar sharing (berbagi) atau studi banding bersama dengan dua kampus yang berbeda.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung - Kampus Politeknik STT Tekstil Bandung menggelar sharing (berbagi) atau studi banding bersama dengan dua kampus yang berbeda. Pertama, kampus Sekolah Manajemen Logistik (Stimlog) Bandung dan yang kedua adalah Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS) Bandung, di ruangan kelas Politeknik STT Tekstil Bandung, Jalan Jakarta, Kota Bandung, pada Selasa (12/11/2019).
Ketua STT Tekstil Bandung, Farhan Aqil Syauqi mengatakan, pada dasarnya pihaknya ingin sharing tentang ilmu kelegislatifan di dalam kampus. Karena, melihat performa dari legislatif negara juga sangat kurang, dan mahasiswa belajar tentang ilmu kelegislatifan.
"Makanya kita belajarlah disini, dari mahasiswa ke mahasiswa dan saling menanyakan antara satu dan lainnya," ucap Farhan.
Pada 2017 lalu, pihak dari kampus Politeknik STT Tekstil Bandung sudah mengirimkan mahasiswanya ke kampus Manajemen Logistik Bandung dan STKS Bandung. Giliran Politeknik STT Tekstil Bandung mendatangkan dua kampus yang berbeda.
"Ini merupakan ajang silaturahmi lanjutan dari 2017 yang lalu. Sekarang kita himpun dua kampus sekaligus, yang uniknya studi banding itu biasanya satu lawan satu, kita undang dua kampus," imbuh Farhan.
Dia menambahkan, manfaat dari diskusi ini untuk memperluas jaringan antara mahasiswa dan mahasiswa lainnya tentang kelegislatifan, sebab kampus STKS Bandung memiliki perundang-undangan yang sangat bagus.
Pihaknya lagi mengadopsi sistem perundang-undangan yang agak rumit di kampus Politeknik STT Tekstil Bandung, ada tiga produk hukum dan ini harus disatukan.
"Kami mencoba menanyakan tentang kekurangan dan kelebihannya ka dua kampus tersebut, kita ambil positifnya dan semoga bisa menerapkannya di kampus kami," ucapnya.
Dia berharap, silaturahmi terus berjalan dengan baik, dan ada sesuatu yang baru dari dua kampus hebat ini, Stimlog dan STKS Bandung. (okky adiana)
Editor : suroprapanca

