Berisi Pemilih Pemula, FOBB Junjung Tinggi Netralitas Meski Jadi Bidikan Sejumlah Parpol di KBB

Forum OSIS Bandung Barat (FOBB) menyadari lembaganya menjadi sasaran sejumlah parpol di KBB. Sebab, di dalamnya berisi para pemilih pemula.

Berisi Pemilih Pemula, FOBB Junjung Tinggi Netralitas Meski Jadi Bidikan Sejumlah Parpol di KBB
Pembina FOBB Eka Sandi Saputra Subrata mengatakan, di KBB itu FOBB merupakan satu-satunya organisasi pelajar yang menghimpun semua level dari mulai, SMA, SMK, dan MA yang notabene berisi para pemlih pemula.

INILAHKORAN, Ngamprah - Forum OSIS Bandung Barat (FOBB) menyadari lembaganya menjadi sasaran sejumlah parpol di KBB. Sebab, di dalamnya berisi para pemilih pemula.

Menjelang Pemilu 2024, sejumlah partai politik di Kabupaten Bandung Barat (KBB) mulai melakukan manuver di berbagai lini. Termasuk merapatkan diri ke kalangan pelajar yang terhimpun dalam FOBB yang berisi pemilih pemula.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah program yang berkaitan dengan para pelajar pun ditawarkan parpol guna meraup suara pemilih pemula. Salah satu yang dibidik di KBB yakni FOBB yang di dalamnya berisi ratusan pelajar yang masuk dalam daftar pemilih pemula.

Baca Juga: Teknologi Offside Semi-Otomatis Berlaku di Piala Dunia 2022, Begini Penjelasan FIFA

Pembina FOBB Eka Sandi Saputra Subrata mengatakan, di KBB itu FOBB merupakan satu-satunya organisasi pelajar yang menghimpun semua level dari mulai, SMA, SMK dan MA.

"Ini tentu jadi hal yang sangat menarik sekali untuk partai politik. Namun, kami punya komitmen kuat bahwa netralitas ini adalah satu hal yang harus dijunjung tinggi, apalagi kita di level pelajar," katanya saat ditemui.

Kendati demikian, jelas dia, pihaknya pun tidak menutup diri bahwa pelajar ini harus memiliki pengetahuan dan wawasan terkait dengan pendidikan politik.

Baca Juga: Dukung Pengurangan Emisi Gas Buang, Podomoro Park dan Hyundai Dirikan Charging Station Mobil Listrik

"Pada porsi itu, kami harus mengedukasi adik-adik kami para pelajar Bandung Barat untuk melek politik," jelasnya.

Namun, sambung dia, pada porsi memilih pihaknya pun menyerahkan kepada mereka bahwa pilihan politik warna apapun selama itu untuk kebaikan KBB, pihaknya serahkan kepada mereka.

"Secara organisasi, kami tidak mengarahkan kepada partai manapun. Kami sebagai satu organisasi pelajar tidak boleh juga berpolitik praktis. Tapi, pada pendidikan dasar perpolitikan mereka harus paham," terangnya.

Baca Juga: Izin Usaha Elvis Dicabut, Kota Bogor Tertutup untuk Holywings

"Saya dan adik-adik saya tetap berprinsip teguh untuk netral, siapapun yang mendukung pengembangan pelajar di KBB, kita dukung bersama-sama," ujarnya.

Ia menambahkan, ini menjadi hal yang harus dijaga bersama-sama, tidak hanya FOBB saja namun seluruh pihak.

"Sekali pelajar ini terwarnai, maka risikonya besar sekali," pungkasnya. (Agus Satia Negara)


Editor : inilahkoran