Berjuang Melawan Empty Sella Syndrome, Ruben Onsu: Tiap Hari Gue Anggap Hari Terakhir Hidup
Ruben Onsu berjuang melawan Empty Sella Syndrome dan menganggap tiap hari adalah hari terakhir hidupnya.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung- Tengah berjuang melawan penyakit Empty Sella Syndrome yang menyerang otaknya, Ruben Onsu menganggap tiap hari adalah hari terakhirnya.
Hal tersebut selalu Ruben Onsu terapkan dalam hidupnya supaya ia bisa melakukan yang terbaik setiap saat.
Ruben Onsu selalu memikirkan bahwa nyawanya bisa hilang setiap hari. Ia juga sadar bahwa dirinya tidak boleh berhenti berbuat baik kepada orang lain.
Baca Juga: Resmi Keluar dari fromis_9, Jang Gyuri Tulis Surat Menyentuh untuk Penggemar
Dilansir dari Youtube MOP Channel, Ruben mengakui kepada Irfan Hakim bahwa dirinya sering terbangun ditengah malam.
“Gue kan minum banyak, jadi suka pengen pips tengah malam, akhirnya bangun,” cerita Ruben Onsu.
Namun yang menakutakan baginya, Ruben tidak ingin kembali tidur setelah pipis karena takut tidak bangun lagi atau meninggal.
Baca Juga: Profil Ardhito Pramono, Musisi yang Viral Gegara Video Syur Mirip Dirinya Tersebar
Mendengar cerita itu Irfan sontak saja menangis dan tidak menyangka ada pemikiran seperti itu dalam diri Ruben.
“Takut gak dikasih Tuhan hidup lagi kalau gue tidur setelah kebangun itu,” lanjutnya.
Meskipun pun mengetahui tidak ada manusia yang tahu kapan ajal itu akan tiba, baik sakit atau sehat pun semua orang bisa meninggal kapan saja.
Tapi itu pula yang menjadikannya bersyukur atas nikmat Tuhan masih diberikan hidup dan bangun dari tidur tengah malamnya.
Sekuat tenaga ia tahan rasa kantuk itu demi bisa bertahan untuk tidak tidur.***(Lia Kamilah)
Editor : inilahkoran

