Berkomentar Rasis dan Transfobik pada Lisa BLACKPINK di Met Gala, Rapper Wanita Ini Dikritik
Rapper wanita Azealia Banks dikritik karena menyebut Lisa BLACKPINK sebagai Ladyboy dan membenci K-Pop.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Saat ini Azealia Banks menuai banyak kritikan netizen karena komentarnya yang tidak pantas terhadap Lisa BLACKPINK.
Azealia Banks, yang dikenal karena bakat musiknya serta ucapannya yang kontroversial, sekali lagi memicu kemarahan dengan komentarnya yang menuai kritik karena sifatnya yang Transfobik dan Rasis.
Sebelumnya, Azealia Banks dituduh menargetkan Jungkook BTS, dan sekarang, komentarnya tentang Lisa BLACKPINK di Met Gala 2025 telah menempatkannya menjadi sorotan karena semua alasan yang salah.
Di platform X (dulu Twitter), Azealia Banks mengunggah Komentar di bawah foto viral Lisa BLACKPINK dari Met Gala.
Di mana Rapper tersebut menyebut sang idola asal Thailand tersebut sebagai “Ladyboy”, sebutan merendahkan yang sering digunakan untuk merujuk pada wanita transgender di Asia Tenggara.
Azealia Banks terus mengkritik penampilan fisik Lisa BLACKPINK, bahkan mengatakan bahwa Lisa "adalah seorang pria."
Dia juga menggunakan platformnya untuk mengkritik industri K-Pop, dengan menyiratkan bahwa banyak idola wanita mungkin sebenarnya adalah pria.
Komentar-Komentar ini, yang mengandung bahasa Rasis dan Transfobik, telah menimbulkan reaksi keras yang meluas.
Banyak yang mengecam Azealia Banks atas kata-katanya yang berbahaya dan diskriminatif, serta menyerukan agar dia bertanggung jawab atas kerusakan yang ditimbulkan pada komunitas transgender dan K-Pop.
Ini bukan pertama kalinya Azealia Banks dikritik karena membuat pernyataan kontroversial tentang Lisa BLACKPINK, yang meningkatkan reaksi keras terhadapnya.
Di Met Gala 2025, pakaian berani Lisa BLACKPINK juga memicu kontroversi. Dirancang oleh Pharrell Williams, bodysuit khusus itu menampilkan bahan tipis dan gaya "tanpa celana", menarik perhatian karena penampilannya yang mencolok.
Bagian bawah bodysuit itu tampak menampilkan gambar yang menyerupai ikon hak-hak sipil Rosa Parks, yang menyebabkan perdebatan sengit di dunia maya.
Banyak yang merasa desain itu tidak pantas mengingat tema pameran, "Superfine: Tailoring Black Style," yang menghormati warisan dan pengaruh mode kulit hitam.
Menurut Daily Mail, desain busana tersebut diciptakan oleh seniman Henry Taylor, yang dikenal karena potretnya terhadap orang-orang terkenal maupun orang biasa.
Ketika ditanya apakah gambar pada busana Lisa BLACKPINK menggambarkan Rosa Parks, Louis Vuitton, merek di balik busana tersebut, tidak mau mengonfirmasi identitasnya, dengan menyatakan bahwa Henry Taylor sering melukis tokoh-tokoh terkenal maupun yang tidak dikenal.
Rosa Parks, tokoh kunci dalam gerakan hak-hak sipil Amerika, terkenal karena penolakannya yang berani untuk menyerahkan tempat duduknya kepada penumpang kulit putih di bus Montgomery pada tahun 1955, yang memicu Boikot Bus Montgomery yang bersejarah.
Saat kontroversi terus berkembang, Azealia Banks menghadapi kritik yang terus meningkat atas komentarnya, dengan banyak yang menuntut pertanggungjawaban atas pernyataannya yang merugikan.***
Editor : Irma Nurfajri

