Berpikir Kritis Bisa Dilatih, Mulai dari Kebiasaan Mempertanyakan Hal Sederhana
Berpikir kritis dapat dilatih melalui kebiasaan sederhana, mulai dari berani bertanya, mencari alasan, menggali informasi hingga membaca buku.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID – berpikir kritis bukan semata kemampuan yang dimiliki sejak lahir. Kemampuan tersebut dapat dilatih melalui kebiasaan sederhana, salah satunya dengan membiasakan diri mempertanyakan berbagai hal yang ditemui dalam kehidupan sehari-hari.
berpikir kritis merupakan bentuk disiplin yang perlu dibangun secara konsisten. Salah satu langkah awalnya adalah tidak langsung menerima informasi, melainkan mempertanyakan kebenaran dan alasan di balik sesuatu.
“Pertanyakan segala hal, apapun yang kalian lihat, kalian dengar, kalian masuk ke otak kalian, itu kalian pertanyakan, bener gak sih ini, kenapa begitu, kenapa gitu,” ujar pembicara dalam video yang diunggah melalui akun @Dailyglowupbeauty.
Kebiasaan bertanya juga dapat diterapkan ketika seseorang berdiskusi atau berinteraksi dengan orang lain. Mempertanyakan alasan di balik sebuah pendapat atau prinsip dapat membantu menggali informasi lebih dalam, bukan sekadar memahami sesuatu di permukaan.
Menurut pembahasan tersebut, rasa ingin tahu juga perlu dijadikan sebagai kebiasaan. Seseorang tidak harus menganggap dirinya memiliki atau tidak memiliki karakter kritis. Kebiasaan untuk terus mencari tahu dapat dibangun melalui latihan yang dilakukan secara konsisten.
Selain membiasakan diri bertanya, membaca buku juga disebut dapat memengaruhi cara seseorang melihat berbagai hal.
Dalam pembahasan tersebut, pembicara menyebut Homo Deus dan Atomic Habits sebagai dua buku yang memberikan pengaruh besar terhadap pola pikirnya.
Membangun kebiasaan berpikir kritis pada akhirnya dapat dimulai dari hal-hal sederhana. Berani bertanya, mencari alasan, menggali informasi lebih jauh, dan tidak berhenti pada pemahaman yang hanya bersifat permukaan menjadi bagian dari proses melatih cara berpikir tersebut.
Editor : Ahmad Sayuti

